PEKAN 03 - HIRAGANA PART 2
Satu ketukan
bisa mengubah arti.
Pekan ini kita melengkapi hiragana dan belajar mendengar ritme bahasa Jepang. Setelah pekan ini, kamu bisa membaca semua kata yang ditulis dengan hiragana.
Hiragana lengkap · tanda ゛ ゜ · huruf kecil ใ ใ ใ · ใฃ kecil · vokal panjang · ketukan · Pemula
Isi Materi
Review cepat Pekan 03
Peta ringkas untuk mengulang. Jika ini kunjungan pertama, lanjutkan ke Bagian 01 dan kembali ke panel ini saat diperlukan.
Aturan inti pekan ini
- ゛ (dakuten): k → g, s → z, t → d, h → b. ゜ (handakuten): h → p, hanya untuk baris ใฏ.
- ใ ใ ใ kecil menyatu dengan huruf berakhiran i menjadi satu ketukan: ใใ (kya) berbeda dengan ใใ (ki-ya).
- ใฃ kecil adalah jeda satu ketukan sebelum konsonan berikutnya; romaji menulis konsonan ganda: ใใฃใฆ (kitte).
- Vokal panjang dihitung satu ketukan dan bisa mengubah arti: ใใ (salju) berbeda dengan ใใใ (keberanian).
- Ketukan: huruf biasa, ใ, ใฃ, dan bagian vokal panjang masing-masing satu ketukan; ใใ tetap satu.
- Partikel: ใฏ dibaca wa, ใธ dibaca e, ใ dibaca o.
Cek sebelum membaca sebuah kata
Adakah tanda ゛ atau ゜? Adakah huruf kecil ใ ใ ใ atau ใฃ? Adakah vokal panjang? Sebagian besar kesalahan pekan ini berasal dari satu hal: mengabaikan ukuran huruf dan panjang bunyi.
Satu ketukan bisa mengubah arti
Ucapkan dua kata ini. Bedanya hanya satu ketukan, tetapi yang pertama berarti salju dan yang kedua berarti keberanian.
salju · keberanian
Dalam bahasa Jepang, panjang bunyi bukan hiasan. Ia bagian dari makna. Begitu pula ukuran huruf dan tanda kecil di sudut huruf.
Bahasa Jepang punya ketukan yang rata.
Dengarkan ritmenya.
Perhatikan ukuran huruf, tanda kecil, dan panjang bunyi. Jangan hanya menebak dari romaji.
Tiga perubahan kecil yang dipelajari pekan ini
Tanda ゛ mengubah bunyi.
ใ besar dan ใ kecil berbeda.
ใฃ kecil memberi satu ketukan jeda.
Coba sebelum membuka materi
Tiga bunyi pertama masing-masing satu ketukan. ใใ dua ketukan.
Lihat tanda → hitung ketukan → ucapkan ulang.
Dua titik dan satu lingkaran kecil
Tanda ゛ (dakuten) berupa dua titik, sedangkan tanda ゜ (handakuten) berupa lingkaran kecil. Keduanya ditulis di kanan atas huruf yang sudah kamu kenal. Yang berubah hanya bunyi konsonannya; vokalnya tetap.
- Tanda ゛ membuat bunyi lebih berat. Baris ใ → ใ (k → g), ใ → ใ (s → z), ใ → ใ (t → d), ใฏ → ใฐ (h → b).
- Tanda ゜ khusus untuk baris ใฏ. Bunyi h menjadi p: ใฑ ใด ใท ใบ ใฝ. Baris lain tidak memakai tanda ini.
- Rasakan getarannya. Sentuh lehermu, lalu ucapkan s dan z bergantian. Saat mengucapkan z, tenggorokan bergetar. Itulah perbedaan yang dibuat tanda ゛.
Tabel 25 huruf bertanda
Ketuk satu huruf. Panel di bawahnya menunjukkan asal huruf, bunyinya, dan contoh kata.
Contoh kata: beda satu tanda, beda arti
Baca hurufnya dulu, lalu cocokkan dengan romaji dan artinya. Huruf yang bertanda diberi garis bawah.
Huruf kecil ใ・ใ ・ใ
Huruf ใ, ใ, dan ใ yang ditulis kecil menempel pada huruf sebelumnya dan membentuk satu ketukan baru. Bunyi gabungan ini disebut yลon.
- Cara membentuknya. Huruf berakhiran i (ใ, ใ, ใก, ใซ, ใฒ, ใฟ, ใ, serta versi ゛ dan ゜-nya: ใ, ใ, ใณ, ใด) ditambah ใ, ใ , atau ใ kecil.
- Satu ketukan, bukan dua. ใใ dibaca kya dalam satu ketukan. Bandingkan dengan ใใ (ki-ya) yang dua ketukan.
- Ejaan romaji. ใใ ditulis sha, ใกใ ditulis cha, dan ใใ ditulis ja, bukan sya, tya, atau jya.
Kabar baik: ใซใ dibaca nya, persis seperti “nya” dalam bahasa Indonesia.
Tabel 33 kombinasi
Ketuk satu kombinasi untuk membandingkannya dengan versi huruf besar.
Contoh kata: besar atau kecil?
Ukuran huruf ikut menentukan arti. Perhatikan mana yang besar dan mana yang kecil.
ใฃ kecil: jeda sekejap
Huruf ใค yang ditulis kecil (ใฃ) tidak dibaca tsu. Ia menjadi jeda satu ketukan sebelum konsonan berikutnya. Bayangkan ใฃ sebagai tarikan napas kecil sebelum melompat ke bunyi berikutnya.
- Cara membacanya. Tahan sejenak, lalu lanjutkan dengan konsonan berikutnya yang terdengar lebih tegas: ki · t · te.
- Cara menulis romajinya. Konsonan setelah ใฃ ditulis ganda: kitte, kippu, zasshi. Untuk ใฃใก ditulis tch, misalnya ใพใฃใกใ (matcha).
- Posisinya. ใฃ tidak pernah muncul di awal kata dan paling sering ditemui sebelum bunyi k, s, t, dan p.
Tanpa ใฃ atau dengan ใฃ?
Pilih pasangan untuk membandingkan, atau pilih kata sehari-hari.
Tulis tanda dan huruf kecil
Latihan ini melatih dua hal yang sering terlewat: posisi tanda ゛ dan ゜ di kanan atas huruf, serta ukuran huruf kecil yang kira-kira setengah huruf biasa. Huruf abu-abu adalah contoh untuk ditebalkan.
Belum ada goresan.
Gunakan jari, pena sentuh, atau mouse; angkat setelah setiap goresan. Untuk menggulir halaman, sentuh bagian di luar kotak. Pemeriksaan hanya menghitung goresan; bentuk dan posisinya tetap kamu bandingkan dengan contoh.
Panduan menulis di kertas
- Tulis huruf dasarnya dahulu, lalu tanda ゛ atau ゜ paling akhir di kanan atas.
- ゛ terdiri dari dua garis pendek: kiri dahulu, lalu kanan. ゜ adalah satu lingkaran kecil.
- Pada tulisan mendatar, ใ, ใ , ใ, dan ใฃ ditulis kira-kira setengah ukuran, di bagian kiri bawah kotaknya.
- Mulai dari ukuran besar. Tulis setiap latihan tiga kali, lalu lingkari yang paling mendekati contoh.
Vokal panjang: satu ketukan tambahan
Vokal yang dipanjangkan dihitung sebagai ketukan tersendiri dan bisa mengubah arti kata. Dalam hiragana, panjang bunyi ditulis dengan menambahkan huruf vokal.
- Rumus umum. Huruf + huruf vokal yang sesuai → vokalnya dipanjangkan satu ketukan: a + ใ, i + ใ, u + ใ, e + ใ, o + ใ.
- Aturan praktis. ใ + ใ biasanya terdengar ee (ใจใใ → tokee), dan ใ + ใ biasanya terdengar oo (ใใใใจใ → arigatoo).
Tujuh pola dan tiga pasangan
Pilih pola untuk melihat contohnya, atau pilih pasangan pendek-panjang.
Bocoran Pekan 04. Di katakana, vokal panjang ditulis dengan garis ใผ, misalnya ใณใผใใผ (koohii, kopi).
Hitung ketukannya
Ketukan atau mora adalah satuan irama bahasa Jepang. Setiap ketukan diucapkan sama panjang, seperti bunyi metronom.
- Satu ketukan. Setiap huruf biasa, ใ, ใฃ kecil, dan bagian vokal yang dipanjangkan masing-masing dihitung satu ketukan.
- Digabung jadi satu. Huruf kecil ใ, ใ , dan ใ menyatu dengan huruf sebelumnya, jadi ใใ tetap satu ketukan.
Ketukan berbeda dari suku kata yang biasa kita hitung dalam bahasa Indonesia. ใซใปใ terasa dua suku kata (ni-hon), tetapi bahasa Jepang menghitungnya tiga ketukan: ni · ho · n.
Latihan tepuk ketukan untuk ใใใใ, ใงใใใ, ใกใใฃใจ, dan ใใใใ ada di bagian Coba dulu, lalu periksa.
Supaya terdengar lebih alami
Empat kebiasaan bunyi penutur asli. Cukup dikenali dulu; kemampuannya tumbuh lewat banyak mendengar.
- Vokal i dan u yang melemah. Pada banyak kata, i dan u nyaris tidak terdengar: ใงใ terdengar des, ใใพใ terdengar shimas, ใใ terdengar ski.
- Bunyi baris ใ. Bunyinya di antara r dan l. Ujung lidah cukup menyentuh langit-langit mulut sekali dengan ringan, tanpa digetarkan seperti r bahasa Indonesia.
- ใ yang berubah bunyi. Sebelum m, b, dan p terdengar seperti m (ใใใฝ → sampo). Sebelum k dan g terdengar seperti ng (ใใใ → ringgo). Di tempat lain terdengar n.
- Aksen nada. Bahasa Jepang memakai tinggi-rendah nada. Dalam logat Tokyo, ใใ yang berarti hujan diucapkan tinggi-rendah, sedangkan ใใ yang berarti permen diucapkan rendah-tinggi.
Jangan terlalu memikirkan aksen nada di awal. Tirukan saja cara penutur asli berbicara. Audio di halaman ini memakai suara mesin dari perangkatmu, sehingga pelemahan vokal dan aksen bisa sedikit berbeda dari penutur asli.
Mengetik bahasa Jepang di ponsel dan laptop
Mengetik membantu mengingat ejaan. Cukup ketik romaji, lalu layar mengubahnya menjadi hiragana.
Tambahkan keyboard Jepang lewat pengaturan bahasa dan papan ketik. Pilih tata letak QWERTY atau romaji agar mudah. Pilihan kata akan muncul di atas keyboard.
Tambahkan bahasa input Jepang. Windows dan macOS sudah menyediakannya tanpa biaya tambahan.
Di laptop, tekan spasi untuk memilih kanji, lalu Enter untuk menetapkan pilihan.
Ejaan ketikan mengikuti hurufnya, bukan bunyinya. Partikel ใฏ tetap diketik ha dan ใ diketik wo, walaupun dibaca wa dan o.
Kosakata pekan ini
Sepuluh kata inti dari buku, ditambah kosakata pendukung N5 yang memakai bunyi baru pekan ini. Ketuk sebuah kata untuk melihat romaji, arti, bunyi barunya, dan jumlah ketukannya.
teh dingin dan nasi
Flashcard · bunyi, kata, dan makna
Kanji di balik kosakata
Pekan ini fokus pada hiragana. Namun kata-kata yang kamu baca juga punya bentuk kanji yang sering muncul di papan nama, tiket, dan label. Kenali dulu bentuk dan maknanya; menulis kanji belum diwajibkan.
Onyomi (bacaan dari bahasa Tionghoa) biasanya ditulis dengan katakana, aksara yang dipelajari di Pekan 04. Untuk sementara, baca romajinya. Kunyomi (bacaan asli Jepang) ditulis dengan hiragana; huruf di dalam kurung adalah okurigana, yaitu hiragana yang menempel setelah kanji.
Baca teks hiragana pertamamu
Semua bunyi di teks ini sudah kamu pelajari. Baca pelan-pelan, satu ketukan demi satu ketukan. Baca tiga kali: pelan, sedang, lalu dengan irama yang wajar.
Partikel adalah kata kecil yang menandai fungsi kata sebelumnya. Ketika menjadi partikel, ใฏ dibaca wa, ใธ dibaca e, dan ใ dibaca o. Di teks ini, ใฏ menandai topik, ใธ menunjukkan arah “ke”, ใ menandai benda yang dikenai perbuatan, dan ใง menandai tempat atau alat. Fungsi partikel dipelajari lebih dalam di pekan-pekan berikutnya; sekarang fokuslah pada cara membacanya.
Hari yang cerah
Coba dulu, lalu periksa
Sebelum menjawab, periksa: adakah tanda? Adakah huruf kecil? Adakah vokal panjang? Setiap soal memberi alasan di balik jawabannya.
Dikte pasangan kata
Tekan Dengarkan, lalu pilih kata yang kamu dengar. Latihan ini melatih telinga membedakan bunyi bertanda dan tidak, huruf besar dan kecil, serta bunyi pendek dan panjang.
Tujuh hari untuk melengkapi hiragana
Sedikit setiap hari, diulang terus. Centang yang sudah selesai; tanda centang tersimpan di browser ini.
Coba sendiri pekan ini
- Baca tabel ゛, ゜, dan huruf kecil setiap hari tanpa melihat romaji. Matikan romaji dengan tombol di bagian atas halaman.
- Aktifkan keyboard Jepang di ponselmu, lalu ketik sepuluh kata dari pekan ini.
- Lakukan dikte pasangan kata: ใใฆ/ใใฃใฆ, ใใ/ใใใ, ใใ/ใใ, ใใใ/ใใ ใ, ใใ/ใใใใ.
- Baca teks Hari yang cerah dengan suara keras.
- Tepuk ketukan untuk lima kata baru setiap hari.
Komentar