Muhammad Farid Maricar, B.Eng., M.Eng.,

Catatan, tulisan, riset, refleksi, dan dokumentasi pembelajaran Muhammad Farid Maricar.

← Kembali ke Beranda

Tes Acak Kata

Tes Acak Kata TPA/TIU: Pola Huruf, Ketelitian, dan 40 Soal Latihan
Seri TPA & TIU Kemampuan Verbal 40 Soal Latihan

Tes Acak Kata: Temukan Aturan di Balik Susunan Huruf

Huruf dapat dibalik, dipindahkan, dipilih menurut posisi, atau digabungkan dari dua kata. Kuncinya bukan menebak, tetapi menemukan aturan yang bekerja secara konsisten.

Kategori Kemampuan Verbal
Topik Acak Kata & Pola Huruf
Latihan 40 Soal

Pada tes acak kata, susunan huruf mungkin terlihat seperti kekacauan. Padahal biasanya terdapat aturan tertentu di balik perubahan tersebut. Kita perlu mengetahui huruf mana yang tetap, huruf mana yang berpindah, posisi mana yang dipilih, dan bagaimana aturan itu diterapkan kembali.

HURUF PUNYA POSISI

Jika pola terasa rumit, berhenti melihat kata sebagai kata. Lihatlah sebagai urutan posisi.

1. Dua bentuk dasar soal acak kata

Dalam latihan ini kita akan bertemu dua gagasan besar.

Pertama, anagram: huruf-huruf yang sama disusun kembali menjadi kata lain.

E A R K M A
EARKMA → KAMERA

Kedua, transformasi pola: huruf disusun, dipilih, dibalik, atau dipindahkan menurut aturan tertentu.

2. Jangan langsung mencoba menebak

Ketika melihat susunan huruf, kita mudah tergoda mencoba-coba berbagai kata.

Untuk anagram pendek cara tersebut mungkin berhasil, tetapi untuk transformasi huruf lebih baik mencari struktur terlebih dahulu.

Amati → Buat dugaan pola → Uji → Terapkan

3. Hitung jumlah huruf

Jumlah huruf memberikan informasi awal yang sangat berguna.

Kata asal mempunyai 8 huruf.

Hasil transformasi hanya mempunyai 4 huruf.

Kita dapat menduga bahwa hanya sebagian posisi yang digunakan.
Panjang asal → Panjang hasil → Dugaan operasi

4. Beri nomor pada posisi huruf

Misalnya kita memiliki:

Posisi 1 2 3 4 5 6 7
PESERTA P E S E R T A

Sekarang jika aturan mengatakan:

Ambil posisi 2, 4, dan 6

hasilnya:

E – E – T = EET

Penomoran seperti ini sangat mengurangi kesalahan visual.

5. Periksa posisi ganjil dan genap

Jika hasil menggunakan sekitar separuh huruf, posisi ganjil atau genap merupakan pola yang murah untuk diuji terlebih dahulu.

SEKOLAH

S(1) – E(2) – K(3) – O(4) – L(5) – A(6) – H(7)

Posisi ganjil:

S – K – L – H = SKLH

6. Vokal dan konsonan juga dapat menjadi aturan

KOMPUTER → OUE

Jika kita memperhatikan kata asal:

K O M P U T E R

huruf yang dipertahankan adalah:

O · U · E

yaitu seluruh huruf vokal.

Soal lain dapat menggunakan aturan kebalikannya dan mempertahankan seluruh konsonan.

7. Kenali pembalikan seluruh kata

BUKU → UKUB

Posisi huruf dibaca dari belakang:

4 → 3 → 2 → 1

Pola ini mudah, tetapi sering menjadi dasar untuk variasi yang lebih kompleks.

8. Pembalikan dapat berlaku hanya pada sebagian huruf

Misalnya:

BUNGA → GNUBA

Pecah menjadi:

BUNG | A

Balik empat huruf pertama:

GNUB | A = GNUBA

Jadi kita perlu memperhatikan apakah seluruh kata berubah atau hanya satu blok.

9. Huruf dapat ditukar secara berpasangan

KAMERA

KA | ME | RA

Tukar posisi dalam setiap pasangan:

AK | EM | AR

AKEMAR

Memecah susunan menjadi blok kecil sering membuat transformasi menjadi lebih mudah dilihat.

10. Kenali rotasi ke kiri

Rotasi berbeda dari pembalikan.

KAMERA

Huruf pertama K dipindahkan ke belakang:

AMERA + K

AMERAK
ABCDEF → BCDEFA

11. Kenali rotasi ke kanan

Kebalikannya, huruf terakhir dapat dipindahkan ke depan.

KAMERA

Huruf terakhir A dipindahkan ke depan:

A + KAMER

AKAMER
ABCDEF → FABCDE

12. Pola dapat mengambil huruf pertama, tengah, dan terakhir

Untuk kata dengan jumlah huruf ganjil, posisi tengah mudah ditentukan.

SEKOLAH

S E K O L A H

Huruf pertama = S
Huruf tengah = O
Huruf terakhir = H

Hasil: SOH

13. Dua kata dapat digabungkan

Tidak semua soal hanya menggunakan satu kata.

PENA + BUKU → PEKU

Polanya:

PE + KU

yaitu dua huruf pertama dari kata pertama ditambah dua huruf terakhir dari kata kedua.

14. Jangan memaksa hasil menjadi kata bermakna

Dalam transformasi huruf, hasil akhir tidak harus merupakan kata bahasa Indonesia.

Misalnya suatu aturan menghasilkan:

EBDNREA

Walaupun susunan tersebut terlihat aneh, jawaban tetap dapat benar jika sesuai pola.

Konsistensi aturan lebih penting daripada apakah hasil akhirnya terdengar seperti sebuah kata.

15. Gunakan urutan pemeriksaan yang murah

1

Hitung huruf

Sama, berkurang, atau bertambah?

2

Cek ganjil-genap

Apakah hanya posisi tertentu yang digunakan?

3

Cek vokal-konsonan

Apakah hasil terdiri atas jenis huruf tertentu?

4

Cek arah

Apakah susunan dibalik atau dirotasi?

5

Cek blok

Apakah huruf berubah dalam pasangan atau kelompok tiga?

6

Gunakan nomor

Jika pola belum terlihat, ubah huruf menjadi posisi angka.

16. Contoh soal transformasi

Perhatikan pola:

BENDERA → EDR

Jika pola yang sama digunakan pada PESERTA, hasilnya adalah...

A. PSA
B. EEA
C. EET
D. SRT
E. ETA

Lihat pembahasan

Jawaban: C. EET.

BENDERA:

B(1) E(2) N(3) D(4) E(5) R(6) A(7)

Hasil EDR berasal dari posisi:

2 → 4 → 6

PESERTA:

P(1) E(2) S(3) E(4) R(5) T(6) A(7)

Maka:

E + E + T = EET

17. Contoh kombinasi dua kata

Perhatikan:

PENA + BUKU → PEKU

Jika pola yang sama diterapkan:

ROTI + KEJU → ?

A. ROJU
B. ROKE
C. TIKE
D. TIJU
E. ROJE

Lihat pembahasan

Jawaban: A. ROJU.

Dua huruf pertama dari ROTI adalah: RO.

Dua huruf terakhir dari KEJU adalah: JU.

RO + JU = ROJU

Latihan Tes Acak Kata — 40 Soal

Bagian A menguji kemampuan menyusun anagram. Bagian B menguji transformasi posisi huruf. Bagian C menguji pola yang menggunakan dua kata.

Soal 1 Anagram

EARKMA dapat disusun menjadi...

A. Kerangka B. Kamera C. Kemarau D. Karpet E. Kelapa
Soal 2 Anagram

ARSKET dapat disusun menjadi...

A. Kereta B. Serat C. Sekat D. Kertas E. Teras
Soal 3 Anagram

UIKNC dapat disusun menjadi...

A. Kunci B. Kucing C. Cincin D. Kuno E. Cucian
Soal 4 Anagram

TAPOKE dapat disusun menjadi...

A. Ketapa B. Paket C. Apotek D. Kapten E. Kotak
Soal 5 Anagram

HIAASNT dapat disusun menjadi...

A. Santai B. Tahan C. Hiasan D. Istana E. Nasihat
Soal 6 Anagram

ISKUR dapat disusun menjadi...

A. Kurus B. Kursi C. Rusak D. Surut E. Kusam
Soal 7 Anagram

BENJMATA dapat disusun menjadi...

A. Jabatan B. Tambang C. Jemaah D. Jembatan E. Bantuan
Soal 8 Anagram

ANJEEDL dapat disusun menjadi...

A. Jendela B. Jelajah C. Jelang D. Jenderal E. Lencana
Soal 9 Anagram

POTEUKMR dapat disusun menjadi...

A. Printer B. Monitor C. Komputer D. Perangkat E. Pemutar
Soal 10 Anagram

SHOEKAL dapat disusun menjadi...

A. Selokan B. Sekilas C. Kelola D. Kelas E. Sekolah
Soal 11 Anagram

AABIETR dapat disusun menjadi...

A. Berita B. Baterai C. Terbiasa D. Berantai E. Biara
Soal 12 Anagram

GEANPIL dapat disusun menjadi...

A. Gelang B. Paling C. Pelajar D. Pelangi E. Langit
Soal 13 Anagram

DONUMKE dapat disusun menjadi...

A. Dokumen B. Mendukung C. Komando D. Mendung E. Domain
Soal 14 Anagram

SIILANSA dapat disusun menjadi...

A. Aplikasi B. Simulasi C. Analisis D. Asimilasi E. Inisiasi
Soal 15 Anagram

GSIEARTT dapat disusun menjadi...

A. Integrasi B. Statistik C. Registrasi D. Terampil E. Strategi
Soal 16 Pola Huruf

KOMPUTER → OUE
PESAWAT → ...

A. PSA B. EAA C. PWT D. ESA E. EAT
Soal 17 Pola Huruf

BAHASA → BHS
KAMERA → ...

A. KRA B. AMR C. KMA D. KMR E. MRA
Soal 18 Pola Huruf

SEKOLAH → SKLH
PESERTA → ...

A. PSRA B. EET C. PETA D. SERA E. PETR
Soal 19 Pola Huruf

PELANGI → EAG
BENDERA → ...

A. BNA B. ENA C. EDR D. NER E. ERA
Soal 20 Pola Huruf

KAMERA → KARA
BENDERA → ...

A. BEDA B. ENRA C. BENA D. DERA E. BERA
Soal 21 Pola Huruf

KAMERA → RAKA
BENDERA → ...

A. BEAR B. RABE C. RABEN D. ERBE E. RADA
Soal 22 Pola Huruf

KOPI → IPOK
BUKU → ...

A. BUKU B. UBKU C. KUBU D. UKUB E. UBUK
Soal 23 Pola Huruf

BUNGA → GNUBA
KERTAS → ...

A. TREKAS B. SATREK C. KRETAS D. TREKSA E. REKTAS
Soal 24 Pola Huruf

KAMERA → AKEMAR
BENDERA → ...

A. EBNDERA B. BEDNREA C. EBDNREA D. EBNDAER E. BEDNERA
Soal 25 Pola Huruf

KAMERA → AMERAK
BENDERA → ...

A. ABENDER B. ENDEBAR C. ENDERBA D. NDERABE E. ENDERAB
Soal 26 Pola Huruf

KAMERA → AKAMER
BENDERA → ...

A. ENDERAB B. ABENDER C. RABENDE D. ABENDRE E. AREDNEB
Soal 27 Pola Huruf

SEKOLAH → SOH
PESERTA → ...

A. PTA B. PRA C. PSA D. PEA E. ETA
Soal 28 Pola Huruf

BENDERA → EDR
PESERTA → ...

A. EET B. ESA C. ERT D. EEA E. SET
Soal 29 Pola Huruf

KAMERA → AMER
BENDERA → ...

A. NDER B. ENDE C. ENDER D. BENDER E. NDERA
Soal 30 Pola Huruf

KAMERA → MAKARE
KERTAS → ...

A. KERAST B. REKTAS C. KERSAT D. SATREK E. REKSAT
Soal 31 Kombinasi

PENA + BUKU → PEBU
ROTI + KEJU → ...

A. ROKU B. ROKE C. TIKE D. ROJU E. TIJU
Soal 32 Kombinasi

PENA + BUKU → NAKU
ROTI + KEJU → ...

A. ROJU B. TIKE C. ROKE D. TIJU E. KEJU
Soal 33 Kombinasi

PENA + BUKU → PEKU
ROTI + KEJU → ...

A. ROJU B. ROKE C. TIJU D. TIKE E. ROJE
Soal 34 Kombinasi

PENA + BUKU → NABU
ROTI + KEJU → ...

A. ROJU B. ROKE C. TIKE D. TIJU E. KEIT
Soal 35 Kombinasi

KERTAS + PELANGI → KERNGI
BUNGA + SEKOLAH → ...

A. BUNSEK B. NGALAH C. BUNOLA D. BUNLA E. BUNLAH
Soal 36 Kombinasi

KERTAS + PELANGI → TASPEL
BUNGA + SEKOLAH → ...

A. BUNSEK B. NGASEK C. NGALAH D. GASEK E. SEKNG
Soal 37 Kombinasi

KERTAS + BUNGA → EAUA
PILOT + KAMERA → ...

A. IOAA B. IOEA C. OIAEA D. IOAEA E. IAOEA
Soal 38 Kombinasi

KERTAS + BUNGA → KRTSBNG
PILOT + KAMERA → ...

A. PLTKMR B. PLTKRA C. PLKMR D. PLTRKM E. LTKMR
Soal 39 Kombinasi

KERTAS + BUNGA → KSBA
PILOT + KAMERA → ...

A. PKTA B. PTKR C. PTKA D. PAKA E. PTMA
Soal 40 Kombinasi

KERTAS + BUNGA → REKNUB
PILOT + KAMERA → ...

A. PILKAM B. LIPKAM C. PILMAK D. LIPKMA E. LIPMAK
Lihat Kunci Jawaban
1. B
2. D
3. A
4. C
5. E
6. B
7. D
8. A
9. C
10. E
11. B
12. D
13. A
14. C
15. E
16. B
17. D
18. A
19. C
20. E
21. B
22. D
23. A
24. C
25. E
26. B
27. D
28. A
29. C
30. E
31. B
32. D
33. A
34. C
35. E
36. B
37. D
38. A
39. C
40. E
Lihat Pembahasan 40 Soal
1. B — KAMERA.
Huruf E-A-R-K-M-A dapat disusun menjadi K-A-M-E-R-A.
2. D — KERTAS.
ARSKET mempunyai tepat huruf K-E-R-T-A-S.
3. A — KUNCI.
UIKNC dapat disusun menjadi K-U-N-C-I.
4. C — APOTEK.
TAPOKE mempunyai enam huruf yang sama dengan A-P-O-T-E-K.
5. E — NASIHAT.
HIAASNT dapat diatur menjadi N-A-S-I-H-A-T.
6. B — KURSI.
ISKUR dapat disusun menjadi K-U-R-S-I.
7. D — JEMBATAN.
BENJMATA mempunyai huruf yang sama dengan J-E-M-B-A-T-A-N.
8. A — JENDELA.
ANJEEDL dapat disusun menjadi J-E-N-D-E-L-A.
9. C — KOMPUTER.
POTEUKMR dapat disusun menjadi K-O-M-P-U-T-E-R.
10. E — SEKOLAH.
SHOEKAL dapat diatur menjadi S-E-K-O-L-A-H.
11. B — BATERAI.
AABIETR mempunyai huruf B-A-T-E-R-A-I.
12. D — PELANGI.
GEANPIL dapat disusun menjadi P-E-L-A-N-G-I.
13. A — DOKUMEN.
DONUMKE dapat disusun menjadi D-O-K-U-M-E-N.
14. C — ANALISIS.
SIILANSA terdiri atas huruf yang sama dengan A-N-A-L-I-S-I-S.
15. E — STRATEGI.
GSIEARTT dapat disusun menjadi S-T-R-A-T-E-G-I.
16. B — EAA.
Pola mempertahankan seluruh huruf vokal.

KOMPUTER → O-U-E.
PESAWAT → E-A-A.
17. D — KMR.
Pola mempertahankan seluruh konsonan.

BAHASA → B-H-S.
KAMERA → K-M-R.
18. A — PSRA.
Pola menggunakan posisi ganjil.

SEKOLAH → posisi 1,3,5,7 = S-K-L-H.

PESERTA → posisi 1,3,5,7 = P-S-R-A.
19. C — EDR.
Pola menggunakan posisi genap pada kata tujuh huruf.

PELANGI → posisi 2,4,6 = E-A-G.

BENDERA → posisi 2,4,6 = E-D-R.
20. E — BERA.
Pola mengambil dua huruf pertama dan dua huruf terakhir.

KAMERA → KA + RA = KARA.
BENDERA → BE + RA = BERA.
21. B — RABE.
Pola mengambil dua huruf terakhir, kemudian dua huruf pertama.

KAMERA → RA + KA = RAKA.
BENDERA → RA + BE = RABE.
22. D — UKUB.
Seluruh urutan huruf dibalik.

KOPI → IPOK.
BUKU → UKUB.
23. A — TREKAS.
Empat huruf pertama dibalik, sedangkan sisanya tetap.

BUNGA → BUNG | A → GNUB | A = GNUBA.

KERTAS → KERT | AS → TREK | AS = TREKAS.
24. C — EBDNREA.
Huruf ditukar dalam pasangan.

KAMERA → KA | ME | RA → AK | EM | AR.

BENDERA → BE | ND | ER | A → EB | DN | RE | A = EBDNREA.
25. E — ENDERAB.
Huruf pertama dipindahkan ke belakang.

KAMERA → AMERA + K = AMERAK.

BENDERA → ENDERA + B = ENDERAB.
26. B — ABENDER.
Huruf terakhir dipindahkan ke depan.

KAMERA → A + KAMER = AKAMER.

BENDERA → A + BENDER = ABENDER.
27. D — PEA.
Pola mengambil huruf pertama, huruf tengah, dan huruf terakhir.

SEKOLAH → S-O-H.
PESERTA → P-E-A.
28. A — EET.
Pola menggunakan posisi 2, 4, dan 6.

BENDERA → E-D-R.
PESERTA → E-E-T.
29. C — ENDER.
Huruf pertama dan terakhir dibuang.

KAMERA → AMER.
BENDERA → ENDER.
30. E — REKSAT.
Kata dibagi menjadi dua blok, masing-masing terdiri atas tiga huruf. Setiap blok kemudian dibalik.

KAMERA → KAM | ERA → MAK | ARE = MAKARE.

KERTAS → KER | TAS → REK | SAT = REKSAT.
31. B — ROKE.
Pola mengambil dua huruf pertama dari masing-masing kata.

PENA + BUKU → PE + BU = PEBU.
ROTI + KEJU → RO + KE = ROKE.
32. D — TIJU.
Pola mengambil dua huruf terakhir dari masing-masing kata.

PENA + BUKU → NA + KU = NAKU.
ROTI + KEJU → TI + JU = TIJU.
33. A — ROJU.
Dua huruf pertama dari kata pertama digabungkan dengan dua huruf terakhir kata kedua.

PENA + BUKU → PE + KU = PEKU.
ROTI + KEJU → RO + JU = ROJU.
34. C — TIKE.
Pola mengambil dua huruf terakhir kata pertama dan dua huruf pertama kata kedua.

PENA + BUKU → NA + BU = NABU.
ROTI + KEJU → TI + KE = TIKE.
35. E — BUNLAH.
Pola mengambil tiga huruf pertama kata pertama dan tiga huruf terakhir kata kedua.

KERTAS + PELANGI → KER + NGI = KERNGI.
BUNGA + SEKOLAH → BUN + LAH = BUNLAH.
36. B — NGASEK.
Pola mengambil tiga huruf terakhir kata pertama dan tiga huruf pertama kata kedua.

KERTAS + PELANGI → TAS + PEL = TASPEL.
BUNGA + SEKOLAH → NGA + SEK = NGASEK.
37. D — IOAEA.
Seluruh vokal kata pertama diikuti seluruh vokal kata kedua.

KERTAS → E-A.
BUNGA → U-A.
EA + UA = EAUA.

PILOT → I-O.
KAMERA → A-E-A.
IO + AEA = IOAEA.
38. A — PLTKMR.
Seluruh konsonan kata pertama digabungkan dengan konsonan kata kedua.

KERTAS → K-R-T-S.
BUNGA → B-N-G.

PILOT → P-L-T.
KAMERA → K-M-R.

Hasil = PLTKMR.
39. C — PTKA.
Pola mengambil huruf pertama dan terakhir dari masing-masing kata.

KERTAS → K-S.
BUNGA → B-A.
KS + BA = KSBA.

PILOT → P-T.
KAMERA → K-A.
PT + KA = PTKA.
40. E — LIPMAK.
Ambil tiga huruf pertama dari masing-masing kata, lalu balik setiap kelompok tersebut.

KERTAS → KER → REK.
BUNGA → BUN → NUB.
REK + NUB = REKNUB.

PILOT → PIL → LIP.
KAMERA → KAM → MAK.
LIP + MAK = LIPMAK.

18. Cara membaca hasil latihan

Jawaban Benar Interpretasi Latihan
0–15 Mulailah dari anagram sederhana, pembalikan, dan penomoran posisi huruf.
16–25 Pola dasar sudah mulai terbaca, tetapi transformasi posisi masih perlu diperkuat.
26–34 Ketelitian membaca pola huruf pada latihan ini sudah cukup baik.
35–40 Kemampuan mengenali dan menerapkan transformasi huruf tergolong kuat.
Interpretasi tersebut hanya digunakan untuk evaluasi latihan pada halaman ini dan bukan merupakan konversi nilai resmi TPA, TIU, atau tes seleksi tertentu.

19. Cari sumber kesalahan, bukan hanya nomor yang salah

Kode Jenis Kesalahan Contoh
A Anagram Salah menghitung jumlah atau frekuensi huruf.
P Posisi Salah membaca huruf ke-4 atau ke-6.
R Rotasi Tertukar antara memindahkan huruf awal dan huruf akhir.
B Blok Salah menentukan batas kelompok huruf.
K Kombinasi Mengambil bagian yang salah dari kata pertama atau kedua.

20. Cara melatih kecepatan dengan aman

Pada tahap awal, jangan buru-buru menghilangkan bantuan. Tuliskan nomor posisi huruf jika perlu.

1 · 2 · 3 · 4 · 5 · 6 · 7 · 8

Setelah pola mulai mudah dikenali, coba selesaikan beberapa soal tanpa menulis nomor.

Jika tingkat kesalahan meningkat, kembali ke cara eksplisit.

Targetnya bukan sekadar mengerjakan tanpa bantuan. Targetnya adalah membuat proses analisis menjadi semakin otomatis sambil mempertahankan ketepatan.

21. Ringkasan strategi

Hitung → Nomori → Temukan Aturan → Terapkan → Periksa
Hitung huruf Cocokkan jumlah dan frekuensi huruf pada soal anagram.
Gunakan posisi Ubah susunan huruf menjadi angka jika pola sulit terlihat.
Uji pola sederhana Ganjil-genap, vokal-konsonan, pembalikan, dan rotasi lebih dahulu.
Pecah menjadi blok Analisis kelompok dua atau tiga huruf jika perubahan terjadi berkelompok.
Jangan paksa makna Hasil transformasi tidak harus merupakan sebuah kata.
Uji konsistensi Pola harus bekerja pada contoh dan sasaran dengan cara yang sama.

Catatan Penyusunan Materi

Literatur TPA yang digunakan untuk menentukan cakupan seri ini mencantumkan Tes Acak Kata sebagai salah satu bentuk latihan yang melibatkan ketelitian membaca susunan huruf serta kemampuan menemukan pola perubahan.

Referensi tersebut digunakan untuk menentukan jenis kemampuan yang perlu tercakup, bukan sebagai bank soal yang disalin.

Pembagian materi menjadi anagram, transformasi satu kata, dan kombinasi dua kata; teknik penomoran posisi; seluruh contoh; 40 soal latihan; pilihan jawaban; pola perubahan; kunci; dan pembahasan pada halaman ini disusun secara mandiri untuk FaridSensei.com.

Komentar

Lanjutkan membaca dari halaman asal

Gunakan menu ini untuk kembali ke halaman daftar materi atau halaman sebelumnya.

🇯🇵 Daftar Bahasa Jepang 🇬🇧 Daftar IELTS 🎓 Persiapan Studi 🧠 Materi TPA & TIU 🏠 Beranda