Perbandingan, Rasio dan Proporsi
Perbandingan, Rasio & Proporsi: Jangan Langsung Kali Silang
Rasio menunjukkan hubungan antarbesaran. Sebelum memasukkan angka ke rumus, kita perlu mengetahui apa yang dibandingkan, apakah satuannya sama, dan apakah hubungan kedua besaran bergerak searah atau justru berlawanan.
Banyak orang mengingat materi perbandingan sebagai “tinggal kali silang”. Padahal, kesalahan paling berbahaya justru terjadi sebelum perkalian dilakukan. Kita harus mengetahui apakah dua angka memang boleh dibandingkan langsung, apakah satuannya sama, serta apakah hubungannya senilai atau berbalik nilai.
Rasio menjadi jauh lebih mudah ketika kita mengetahui nilai satu bagian di balik angka-angkanya.
1. Apa arti rasio 3 : 5?
Rasio 3 : 5 tidak otomatis berarti jumlah sebenarnya adalah 3 dan 5.
Rasio hanya mengatakan bahwa jika besaran pertama terdiri atas 3 bagian yang sama, besaran kedua terdiri atas 5 bagian yang sama.
Nilai sebenarnya dapat berupa:
selama hubungan bagiannya tetap 3 : 5.
2. Rasio dapat disederhanakan seperti pecahan
Keduanya dapat dibagi 14.
42 ÷ 14 = 3
56 ÷ 14 = 4
42 : 56 = 3 : 4
3. Samakan satuan sebelum membandingkan
Perhatikan:
Jangan menulis:
karena satuannya berbeda.
Ubah 1,5 meter menjadi 150 sentimeter.
4. Rasio pecahan juga dapat disederhanakan
Misalnya:
Hilangkan penyebut dengan mengalikan kedua sisi menggunakan 8.
Tidak perlu mengubah keduanya ke bentuk desimal jika pecahannya lebih mudah disederhanakan langsung.
5. Jika jumlah diketahui, hitung total bagian
Misalnya:
dan:
Jumlah bagian:
Nilai satu bagian:
Maka:
B = 7 × 6 = 42
6. Rumus cepat ketika jumlah diketahui
Jika:
dan jumlah A + B diketahui, maka:
Rumus tersebut sebenarnya hanya versi singkat dari metode mencari satu bagian.
7. Jika selisih diketahui, gunakan selisih bagian
Misalnya:
dan selisihnya 24.
Selisih bagian:
Jadi:
Maka:
B = 3 × 6 = 18
8. Tiga besaran menggunakan prinsip yang sama
Misalnya:
dan jumlah semuanya 120.
Maka:
9. Menggabungkan dua rasio
Kadang diberikan:
dan:
Besaran B harus dibuat sama.
KPK dari 5 dan 3 adalah 15.
Maka:
sehingga:
10. Proporsi adalah kesetaraan dua rasio
Hubungan tersebut dapat ditulis:
Inilah asal dari teknik yang sering disebut perkalian silang.
11. Apa itu perbandingan senilai?
Pada perbandingan senilai, ketika satu besaran meningkat, besaran lainnya meningkat dalam perbandingan yang sama.
Jika harga per buku tetap, semakin banyak buku yang dibeli, semakin besar total harganya.
Rasio harga terhadap jumlah barang tetap.
12. Metode satuan sering lebih mudah daripada kali silang
Dari:
cari dahulu harga satu buku:
Maka 9 buku:
13. Apa itu perbandingan berbalik nilai?
Pada perbandingan berbalik nilai, satu besaran meningkat sementara besaran lainnya berkurang, dengan kondisi utama yang dijaga tetap.
Jika produktivitas setiap pekerja sama dan jumlah pekerjaan tetap, penambahan pekerja akan mengurangi waktu.
14. Pada berbalik nilai, hasil kali tetap
Misalnya:
15. Jangan menilai hanya dari kata “semakin”
Tidak semua hubungan dua variabel otomatis senilai atau berbalik nilai.
Kita membutuhkan kondisi yang cukup.
Jadi jangan menerapkan rumus proporsi hanya karena dua besaran muncul dalam satu soal.
16. Kecepatan dan waktu dapat berbalik nilai
Untuk jarak yang tetap:
Jika jarak tidak berubah:
Contoh:
Jika kecepatannya 75 km/jam:
waktu = 300 ÷ 75
= 4 jam
17. Rasio juga digunakan dalam resep dan campuran
Jika sirup dan air mempunyai rasio:
berarti total campuran terdiri atas:
Jika total campuran 28 liter:
Maka sirup:
18. Skala sebenarnya adalah rasio
Skala:
berarti:
Karena:
maka 4 cm pada peta:
19. Kesalahan terbesar pada skala adalah satuan
Misalnya jarak sebenarnya 18 km dan jarak pada peta 6 cm.
Ubah 18 km menjadi sentimeter:
Sehingga:
bagi kedua sisi dengan 6:
20. Cara menentukan jenis soal
Rasio bagian
Ada bentuk seperti 3 : 5 dan diketahui jumlah atau selisih.
Senilai
Satu besaran naik dan besaran lainnya ikut naik secara proporsional.
Berbalik nilai
Satu naik, satu turun, sementara suatu hasil kali tetap.
Skala
Ada hubungan ukuran gambar, model, peta, dan ukuran sebenarnya.
21. Urutan berpikir yang lebih aman
↓
Sudah sama satuan?
↓
Bagian, senilai, atau berbalik?
↓
Baru hitung
Urutan tersebut jauh lebih aman dibanding menghafal satu rumus untuk seluruh tipe soal.
Latihan Perbandingan, Rasio & Proporsi — 40 Soal
Bagian A menguji rasio dasar dan pembagian berdasarkan rasio. Bagian B membahas perbandingan senilai dan berbalik nilai. Bagian C menggabungkan rasio dengan skala dan persoalan terapan.
A. Rasio DasarBentuk paling sederhana dari 42 : 56 adalah...
Jika x : y = 5 : 7 dan x = 30, nilai y adalah...
A : B = 5 : 7. Jika A + B = 72, nilai A adalah...
A : B = 7 : 3. Jika A − B = 24, nilai A adalah...
A : B : C = 2 : 3 : 5. Jika A + B + C = 120, nilai B adalah...
Rasio 1,5 meter : 75 sentimeter adalah...
Rasio 0,8 kilogram : 200 gram adalah...
Rasio 3/4 : 5/8 adalah...
Perbandingan siswa laki-laki dan perempuan adalah 4 : 5. Jika jumlah siswa 81 orang, jumlah siswa laki-laki adalah...
Jumlah bola merah dan biru mempunyai perbandingan 3 : 7. Jika terdapat 56 bola biru, jumlah bola merah adalah...
Usia Andi : Budi = 5 : 3. Jika jumlah usia mereka 48 tahun, usia Andi adalah...
Tabungan Rina : Sari = 7 : 4. Jika selisih tabungan mereka Rp45.000, tabungan Rina adalah...
A : B : C = 4 : 6 : 5. Jika C = 25, nilai A + B adalah...
Jika x : y = 2 : 5 dan y : z = 3 : 4, maka x : z adalah...
Jika a : b = 3 : 4 dan b : c = 8 : 5, maka a : c adalah...
Enam buku tulis berharga Rp48.000. Dengan harga satuan yang sama, harga sembilan buku adalah...
15 meter kain berharga Rp450.000. Dengan harga per meter tetap, 22 meter kain berharga...
8 liter cat cukup untuk mengecat 56 m². Dengan kondisi penggunaan sama, 12 liter cat dapat mengecat...
Sebuah mesin menghasilkan 240 unit dalam 6 jam. Dengan laju produksi tetap, jumlah yang dihasilkan dalam 9 jam adalah...
Empat printer identik mampu mencetak total 120 halaman per menit. Jika semuanya bekerja dengan laju sama, tujuh printer dapat mencetak...
Sebuah resep menggunakan beras dan air dengan perbandingan 2 : 3. Jika digunakan 8 cangkir beras, air yang diperlukan adalah...
Pada sebuah gambar berskala, 3 cm mewakili panjang sebenarnya 12 meter. Jika panjang pada gambar 7,5 cm, panjang sebenarnya adalah...
5 kg buah berharga Rp85.000. Dengan harga per kilogram sama, 12 kg buah berharga...
Delapan kotak yang sama dapat menampung 192 barang. Lima belas kotak dengan kapasitas sama dapat menampung...
Sebuah kendaraan menggunakan 6 liter bahan bakar untuk menempuh 90 km. Dengan konsumsi yang sama, 15 liter dapat digunakan untuk menempuh...
Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan 12 pekerja dalam 18 hari. Jika kemampuan setiap pekerja sama, 8 pekerja membutuhkan waktu...
Enam keran identik dapat mengisi sebuah tangki dalam 10 jam. Jika 15 keran identik digunakan bersamaan, waktu yang diperlukan adalah...
Suatu perjalanan memerlukan 5 jam pada kecepatan 60 km/jam. Untuk jarak yang sama, jika kecepatan menjadi 75 km/jam, waktu yang dibutuhkan adalah...
20 pekerja dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 12 hari. Jika digunakan 30 pekerja dengan produktivitas sama, pekerjaan tersebut selesai dalam...
Delapan mesin identik menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 15 jam. Jika digunakan 12 mesin identik, waktu yang diperlukan adalah...
Sebuah peta memiliki skala 1 : 250.000. Jika dua tempat berjarak 4 cm pada peta, jarak sebenarnya adalah...
Jarak sebenarnya antara dua tempat adalah 18 km. Jika pada peta jaraknya 6 cm, skala peta tersebut adalah...
Sebuah model dibuat dengan skala 1 : 50. Jika panjang benda sebenarnya 3,5 meter, panjang pada model adalah...
Sirup dan air dicampur dengan rasio 2 : 5. Jika jumlah campuran 28 liter, banyak sirup adalah...
Campuran bahan merah dan putih mempunyai rasio 3 : 2. Jika berat seluruh campuran 25 kg, berat bahan putih adalah...
Tabungan dan pengeluaran seseorang mempunyai rasio 3 : 7. Jika total keduanya Rp5.000.000, besar tabungannya adalah...
Jumlah peserta kelompok A dan B mempunyai rasio 5 : 6. Jika jumlah seluruh peserta 77 orang, jumlah peserta kelompok B adalah...
Jumlah buku sains dan fiksi mempunyai rasio 7 : 5. Setelah 12 buku fiksi ditambahkan, rasio sains : fiksi menjadi 7 : 8. Jumlah buku sains semula adalah...
A : B = 3 : 5. Jika A ditambah 12 sedangkan B tetap, nilai A dan B menjadi sama. Nilai B semula adalah...
Sebuah peta memiliki skala 1 : 400.000. Jika jarak sebenarnya 28 km, jarak pada peta adalah...
Lihat Kunci Jawaban
Lihat Pembahasan 40 Soal
42 dan 56 sama-sama dapat dibagi 14: 42 ÷ 14 = 3 dan 56 ÷ 14 = 4.
5 bagian bernilai 30, sehingga satu bagian = 30 ÷ 5 = 6. Nilai y = 7 × 6 = 42.
Jumlah bagian = 5 + 7 = 12. Satu bagian = 72 ÷ 12 = 6. Maka A = 5 × 6 = 30.
Selisih bagian = 7 − 3 = 4. Empat bagian = 24, jadi satu bagian = 6. A = 7 × 6 = 42.
Total bagian = 2 + 3 + 5 = 10. Satu bagian = 120 ÷ 10 = 12. B = 3 × 12 = 36.
1,5 meter = 150 cm. Maka 150 : 75 = 2 : 1.
0,8 kg = 800 gram. Maka 800 : 200 = 4 : 1.
3/4 : 5/8. Kalikan kedua besaran dengan 8: 6 : 5.
Jumlah bagian = 4 + 5 = 9. Satu bagian = 81 ÷ 9 = 9. Siswa laki-laki = 4 × 9 = 36.
7 bagian = 56, maka satu bagian = 8. Bola merah = 3 × 8 = 24.
Total bagian = 8. Satu bagian = 48 ÷ 8 = 6. Usia Andi = 5 × 6 = 30.
Selisih bagian = 7 − 4 = 3. Satu bagian = 45.000 ÷ 3 = 15.000. Tabungan Rina = 7 × 15.000 = Rp105.000.
C mempunyai 5 bagian dan nilainya 25, jadi satu bagian = 5. A + B = (4 + 6) × 5 = 50.
x : y = 2 : 5 dikalikan 3 menjadi 6 : 15. y : z = 3 : 4 dikalikan 5 menjadi 15 : 20. Maka x : z = 6 : 20 = 3 : 10.
a : b = 3 : 4. Agar nilai b menjadi 8, rasio tersebut dikalikan 2: a : b = 6 : 8. Karena b : c = 8 : 5, maka a : c = 6 : 5.
Harga satu buku: 48.000 ÷ 6 = 8.000. Harga 9 buku: 9 × 8.000 = Rp72.000.
Harga per meter: 450.000 ÷ 15 = 30.000. Untuk 22 meter: 22 × 30.000 = Rp660.000.
Satu liter menutup: 56 ÷ 8 = 7 m². Maka 12 liter menutup: 12 × 7 = 84 m².
Produksi per jam: 240 ÷ 6 = 40. Dalam 9 jam: 40 × 9 = 360 unit.
Satu printer menghasilkan: 120 ÷ 4 = 30 halaman/menit. Tujuh printer: 7 × 30 = 210 halaman/menit.
Rasio beras : air = 2 : 3. Jika 2 bagian menjadi 8, faktor pengalinya 4. Air = 3 × 4 = 12 cangkir.
3 cm mewakili 12 m, jadi 1 cm mewakili 4 m. Maka 7,5 cm mewakili: 7,5 × 4 = 30 m.
Harga 1 kg: 85.000 ÷ 5 = 17.000. Harga 12 kg: 12 × 17.000 = Rp204.000.
Satu kotak memuat: 192 ÷ 8 = 24 barang. Lima belas kotak: 15 × 24 = 360 barang.
Satu liter digunakan untuk: 90 ÷ 6 = 15 km. Dengan 15 liter: 15 × 15 = 225 km.
Untuk jumlah pekerjaan tetap: pekerja × hari = tetap.
12 × 18 = 8 × x
216 = 8x
x = 27 hari.
Jumlah keran dan waktu berbalik nilai.
6 × 10 = 15 × x
60 = 15x
x = 4 jam.
Jarak awal: 60 × 5 = 300 km.
Pada kecepatan 75 km/jam: 300 ÷ 75 = 4 jam.
20 × 12 = 30 × x.
240 = 30x
x = 8 hari.
8 × 15 = 12 × x.
120 = 12x
x = 10 jam.
4 cm × 250.000 = 1.000.000 cm.
1.000.000 cm = 10 km.
18 km = 1.800.000 cm.
Skala: 6 : 1.800.000 = 1 : 300.000.
3,5 meter = 350 cm. Dengan skala 1 : 50: 350 ÷ 50 = 7 cm.
Total bagian = 2 + 5 = 7. Satu bagian = 28 ÷ 7 = 4 liter. Sirup = 2 × 4 = 8 liter.
Total bagian = 3 + 2 = 5. Satu bagian = 25 ÷ 5 = 5 kg. Bahan putih = 2 × 5 = 10 kg.
Total bagian = 3 + 7 = 10. Tabungan = 3/10 × Rp5.000.000 = Rp1.500.000.
Total bagian = 5 + 6 = 11. Satu bagian = 77 ÷ 11 = 7. Kelompok B = 6 × 7 = 42.
Misalkan jumlah awal:
Sains = 7k
Fiksi = 5k.
Setelah ditambah 12 buku fiksi:
5k + 12 = 8k
12 = 3k
k = 4.
Buku sains = 7 × 4 = 28.
Misalkan: A = 3k dan B = 5k.
Setelah A ditambah 12, nilainya sama dengan B:
3k + 12 = 5k
12 = 2k
k = 6.
B = 5 × 6 = 30.
28 km = 2.800.000 cm.
Dengan skala 1 : 400.000:
jarak peta = 2.800.000 ÷ 400.000 = 7 cm.
22. Cara membaca hasil latihan
| Jawaban Benar | Interpretasi Latihan |
|---|---|
| 0–15 | Fokus pada penyederhanaan rasio, pencarian satu bagian, dan penyamaan satuan. |
| 16–25 | Rasio dasar sudah mulai terbentuk, tetapi senilai dan berbalik nilai masih perlu dibedakan dengan lebih konsisten. |
| 26–34 | Kemampuan perbandingan pada latihan ini sudah cukup baik. Fokuskan latihan berikutnya pada soal cerita dan perubahan rasio. |
| 35–40 | Kemampuan membaca rasio, proporsi, dan skala pada latihan ini tergolong kuat. |
23. Analisis kesalahan Anda
| Kode | Kesalahan | Contoh |
|---|---|---|
| U | Satuan | Membandingkan meter dengan sentimeter tanpa konversi. |
| J | Jumlah bagian | Salah menjumlahkan 3 : 5 menjadi tujuh bagian. |
| S | Senilai | Menggunakan hubungan berbalik nilai pada soal harga dan jumlah barang. |
| B | Berbalik nilai | Menganggap pekerja dan waktu bergerak searah. |
| K | Skala | Tidak menyamakan satuan jarak sebelum membuat perbandingan. |
| R | Rasio berubah | Mengubah kedua kelompok padahal soal hanya menambah satu kelompok. |
24. Kapan harus menggunakan “satu bagian”?
Metode satu bagian sangat efektif ketika angka rasio kecil.
Jumlah = 80
Total bagian = 10
1 bagian = 8
Nilainya:
24 dan 56
Tidak diperlukan persamaan aljabar panjang.
25. Kapan metode satuan lebih cepat?
1 kg = Rp17.000
13 kg = 13 × Rp17.000
Jika angka mudah dibagi, mencari nilai satu unit sering menjadi cara tercepat.
26. Kapan perkalian silang berguna?
Jika nilai satu unit menghasilkan angka yang kurang nyaman, proporsi langsung dapat lebih praktis.
Jadi teknik yang baik bukan memilih satu metode untuk semua soal, melainkan memilih metode berdasarkan angka yang tersedia.
27. Periksa arah sebelum menghitung
28. Ringkasan strategi
| Rasio dasar | Sederhanakan dengan membagi kedua besaran dengan faktor yang sama. |
| Jumlah diketahui | Jumlahkan seluruh bagian, kemudian cari nilai satu bagian. |
| Selisih diketahui | Gunakan selisih bagian untuk menemukan nilai satu bagian. |
| Gabungan rasio | Samakan besaran yang muncul pada kedua rasio. |
| Senilai | Kedua besaran berubah dalam arah yang sama secara proporsional. |
| Berbalik nilai | Satu meningkat dan yang lain menurun dengan kondisi tertentu tetap. |
| Skala | Samakan satuan sebelum membuat perbandingan. |
| Pemeriksaan | Pastikan besar jawaban mengikuti arah hubungan yang logis. |
Catatan Penyusunan Materi
Literatur TPA yang digunakan untuk menentukan cakupan seri ini menempatkan tes perbandingan sebagai bagian kemampuan matematika dan membahas hubungan dua atau lebih kuantitas, termasuk perbandingan ketika jumlah atau selisih diketahui.
Literatur tersebut juga membedakan perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Konsep umum tersebut digunakan untuk menentukan kompetensi yang perlu dibahas dalam artikel.
Kerangka “cari satu bagian”, urutan strategi, klasifikasi soal, seluruh contoh, 40 soal latihan, angka, konteks cerita, pilihan jawaban, kunci, dan pembahasan pada halaman ini disusun secara mandiri untuk FaridSensei.com.
© Muhammad Farid Maricar — Seri Pembahasan TPA & TIU
Komentar