Pecahan, Desimal dan Persentase
Pecahan, Desimal & Persentase: Satu Nilai, Tiga Cara Menuliskannya
Pecahan, desimal, dan persen sering terlihat seperti tiga materi berbeda. Padahal ketiganya dapat mewakili nilai yang sama. Kemampuan terpenting adalah mengetahui kapan sebuah bentuk perlu dipertahankan dan kapan sebaiknya diubah.
Kesulitan pada pecahan dan persentase sering bukan karena perhitungannya terlalu rumit, tetapi karena kita menggunakan bentuk angka yang kurang nyaman. Nilai 0,25 mungkin lebih mudah dipahami sebagai 25%; sedangkan 12,5% dari suatu bilangan sering lebih mudah dihitung sebagai seperdelapan. Karena itu, keterampilan penting dalam materi ini adalah berpindah bentuk tanpa mengubah nilai.
Jangan selalu menghitung angka dalam bentuk pertama yang diberikan.
1. Pecahan adalah pembagian
Pecahan:
dapat dibaca sebagai:
Angka di atas disebut pembilang, sedangkan angka di bawah disebut penyebut.
| Bagian | Fungsi Sederhana |
|---|---|
| Pembilang | Menunjukkan berapa bagian yang sedang diperhitungkan. |
| Penyebut | Menunjukkan menjadi berapa bagian setara keseluruhan dibagi. |
2. Pecahan berbeda dapat mempunyai nilai yang sama
Jika pembilang dan penyebut dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama, nilai pecahannya tidak berubah.
3. Sederhanakan sebelum menghitung jika memungkinkan
Keduanya dapat dibagi 14:
42 ÷ 14 = 3
56 ÷ 14 = 4
42/56 = 3/4
Bentuk sederhana biasanya lebih mudah dibandingkan, dikalikan, atau dikonversi.
4. Pecahan campuran dapat diubah menjadi pecahan biasa
= (2 × 5 + 3) / 5
= (10 + 3) / 5
= 13/5
5. Penjumlahan pecahan membutuhkan satuan bagian yang sama
Kita tidak dapat langsung menjumlahkan:
karena ukuran bagian “sepertiga” dan “seperempat” tidak sama.
Samakan penyebut:
6. Pengurangan menggunakan prinsip yang sama
KPK dari 8 dan 12 adalah 24.
7/8 = 21/24
5/12 = 10/24
21/24 − 10/24
= 11/24
7. Pada perkalian, penyebut tidak perlu disamakan
Bahkan sering lebih cepat jika kita melakukan penyederhanaan silang sebelum mengalikan.
14/28 = 1/2
25/15 = 5/3
1/2 × 5/3
= 5/6
Kita menghindari perkalian angka besar hanya untuk menyederhanakannya kembali di akhir.
8. Pembagian pecahan: balik pecahan kedua
= 4/5 × 3/2
= 12/10
= 6/5
9. Desimal adalah cara lain menulis pecahan
Ketiganya mempunyai nilai yang sama.
10. Mengubah pecahan menjadi desimal
Pecahan berarti pembagian.
Untuk beberapa pecahan, konversi sebaiknya sudah dikenali tanpa perhitungan panjang.
| Pecahan | Desimal | Persen |
|---|---|---|
| 1/2 | 0,5 | 50% |
| 1/4 | 0,25 | 25% |
| 3/4 | 0,75 | 75% |
| 1/5 | 0,2 | 20% |
| 1/8 | 0,125 | 12,5% |
| 3/8 | 0,375 | 37,5% |
| 5/8 | 0,625 | 62,5% |
| 7/8 | 0,875 | 87,5% |
11. Mengubah desimal menjadi persen
Kalikan nilai desimal dengan 100%.
Secara visual kita sering membayangkannya sebagai menggeser tanda desimal dua tempat ke kanan.
12. Mengubah persen menjadi desimal
Lakukan proses kebalikannya.
13. Persen berarti “per seratus”
Karena itu, menghitung:
dapat dilakukan tanpa mengalikan 0,25:
Ubah persen menjadi pecahan jika bentuk tersebut menghasilkan operasi yang lebih mudah.
14. Persentase yang sebaiknya dikenali secara mental
| Persentase | Cara Cepat |
|---|---|
| 50% | Bagi 2 |
| 25% | Bagi 4 |
| 20% | Bagi 5 |
| 10% | Bagi 10 |
| 5% | Setengah dari 10% |
| 1% | Bagi 100 |
| 12,5% | Bagi 8 |
| 75% | 3/4 dari nilai |
15. Pecah persentase yang sulit menjadi bagian sederhana
Misalnya:
10% dari 240 = 24
5% dari 240 = 12
15% = 10% + 5%
24 + 12
= 36
16. Mencari “berapa persen”
Jika 72 merupakan bagian dari 240:
17. Kenaikan persentase dihitung dari nilai awal
Naik 15%.
Kenaikan:
15% × 400.000 = 60.000
Harga baru:
400.000 + 60.000
= Rp460.000
18. Penurunan menggunakan gagasan yang sama
Diskon = 20%
Harga yang dibayar adalah:
100% − 20% = 80%
80% × 800.000
= Rp640.000
19. Jangan tertukar antara perubahan dan nilai akhir
Jika nilai 120 turun 15%, angka 18 adalah besar penurunannya.
Tetapi nilai akhirnya:
20. Persentase kenaikan bukan selisih biasa
Misalnya nilai berubah:
Selisihnya memang 15, tetapi persentase kenaikan dihitung terhadap nilai awal:
21. Mencari nilai awal: bekerja mundur
Sebuah nilai setelah naik 20% menjadi 360.
Artinya 360 mewakili:
Maka:
Jangan mengurangi 20% dari 360. Persentase kenaikan tadi dihitung dari nilai awal, bukan dari nilai akhirnya.
22. Cara membandingkan pecahan
Ada beberapa cara.
Samakan penyebut
Berguna jika penyebutnya mudah ditemukan KPK-nya.
Ubah ke desimal
Berguna untuk pecahan yang desimalnya familiar.
Perkalian silang
Untuk a/b dan c/d, bandingkan ad dengan bc.
Gunakan patokan
Bandingkan dengan 1/2, 3/4, atau 1 jika cukup.
23. Pilih bentuk yang paling nyaman
Tidak ada kewajiban mempertahankan bentuk soal.
Cara desimal:
0,125 × 240
Cara pecahan:
1/8 × 240
240 ÷ 8
= 30
Cara kedua lebih ringan untuk angka tersebut.
Latihan Pecahan, Desimal & Persentase — 40 Soal
Bagian A berfokus pada pecahan, Bagian B pada desimal dan konversi, sedangkan Bagian C menguji persentase serta hubungan antara ketiga bentuk.
A. Pecahan3/4 + 1/8 = ...
7/9 − 2/3 = ...
5/6 × 9/10 = ...
4/5 ÷ 2/3 = ...
2 3/5 jika diubah menjadi pecahan biasa adalah...
Bentuk paling sederhana dari 42/56 adalah...
5/12 + 7/18 = ...
7/8 − 5/12 = ...
14/15 × 25/28 = ...
9/14 ÷ 27/35 = ...
Pecahan yang sama dengan 0,625 adalah...
1 3/4 + 2 2/3 = ...
3 1/2 − 1 3/4 = ...
Jika 3/5 dari x adalah 42, nilai x = ...
2/7 dari 84 adalah...
0,375 dalam bentuk pecahan paling sederhana adalah...
7/20 = ...
2,4 + 0,075 = ...
6,3 − 2,785 = ...
0,48 × 0,5 = ...
4,2 ÷ 0,7 = ...
Manakah nilai yang PALING KECIL?
1,25 × 0,8 = ...
0,045 × 1000 = ...
3,6 ÷ 0,12 = ...
25% dari 360 adalah...
12,5% dari 240 adalah...
72 adalah berapa persen dari 240?
Harga suatu barang Rp400.000 naik 15%. Harga barunya adalah...
Sebuah barang seharga Rp800.000 mendapat diskon 20%. Harga setelah diskon adalah...
Suatu nilai meningkat dari 60 menjadi 75. Persentase kenaikannya adalah...
Nilai 120 diturunkan sebesar 15%. Nilai akhirnya adalah...
35% dalam bentuk pecahan paling sederhana adalah...
0,875 = ...
3/8 = ...
Setelah meningkat 20%, suatu nilai menjadi 360. Nilai awalnya adalah...
Setelah mendapat diskon 25%, harga sebuah barang menjadi Rp450.000. Harga sebelum diskon adalah...
Jika 40% dari x adalah 72, nilai x adalah...
25% dari 80 + 10% dari 150 = ...
Jika 1/5 ditambah 35%, hasilnya setara dengan...
Lihat Kunci Jawaban
Lihat Pembahasan 40 Soal
3/4 = 6/8. Maka 6/8 + 1/8 = 7/8.
2/3 = 6/9. Maka 7/9 − 6/9 = 1/9.
5/6 × 9/10 = 45/60. Sederhanakan dengan membagi 15: 45/60 = 3/4.
Pembagian pecahan diubah menjadi perkalian dengan kebalikan pecahan kedua: 4/5 × 3/2 = 12/10 = 6/5.
2 3/5 = (2 × 5 + 3)/5 = 13/5.
FPB dari 42 dan 56 adalah 14. 42 ÷ 14 = 3 dan 56 ÷ 14 = 4.
KPK dari 12 dan 18 adalah 36. 5/12 = 15/36 dan 7/18 = 14/36. Jumlahnya 29/36.
7/8 = 21/24 dan 5/12 = 10/24. Maka 21/24 − 10/24 = 11/24.
14/15 × 25/28. Sederhanakan: 14/28 = 1/2 dan 25/15 = 5/3. Maka 1/2 × 5/3 = 5/6.
9/14 ÷ 27/35 = 9/14 × 35/27. Sederhanakan 9/27 menjadi 1/3 dan 35/14 menjadi 5/2. Hasilnya 5/6.
5 ÷ 8 = 0,625.
1 3/4 = 7/4 dan 2 2/3 = 8/3.
7/4 + 8/3 = 21/12 + 32/12 = 53/12 = 4 5/12.
3 1/2 = 14/4. Maka 14/4 − 7/4 = 7/4 = 1 3/4.
3/5 × x = 42. Maka x = 42 × 5/3 = 70.
2/7 dari 84 = 84 ÷ 7 × 2 = 12 × 2 = 24.
0,375 = 375/1000. Bagi pembilang dan penyebut dengan 125: 375/1000 = 3/8.
7/20 dapat dibuat berpenyebut 100: 35/100 = 0,35.
2,400 + 0,075 = 2,475.
6,300 − 2,785 = 3,515.
Mengalikan dengan 0,5 berarti mengambil setengah. Setengah dari 0,48 adalah 0,24.
4,2 ÷ 0,7 dapat dikalikan 10 pada keduanya: 42 ÷ 7 = 6.
Ubah semuanya ke desimal:
59% = 0,59
3/5 = 0,60
0,605 = 0,605
0,58 = 0,58
5/8 = 0,625
Nilai terkecil adalah 0,58.
1,25 × 0,8 = 125/100 × 8/10 = 1000/1000 = 1.
0,045 × 1000 = 45. Tanda desimal bergeser tiga tempat ke kanan.
3,6 ÷ 0,12. Kalikan keduanya dengan 100: 360 ÷ 12 = 30.
25% = 1/4. Maka 360 ÷ 4 = 90.
12,5% = 1/8. Maka 240 ÷ 8 = 30.
72/240 × 100% = 0,3 × 100% = 30%.
15% dari Rp400.000 adalah Rp60.000.
Rp400.000 + Rp60.000 = Rp460.000.
Setelah diskon 20%, pembeli membayar 80%.
80% × Rp800.000 = Rp640.000.
Kenaikan = 75 − 60 = 15.
Persentase kenaikan: 15/60 × 100% = 25%.
15% dari 120 = 18. Nilai akhir: 120 − 18 = 102.
35% = 35/100. Sederhanakan dengan membagi 5: 35/100 = 7/20.
0,875 × 100% = 87,5%.
3/8 = 0,375. Maka dalam persen: 0,375 × 100% = 37,5%.
Setelah naik 20%, nilai akhir merupakan 120% dari nilai awal.
1,2 × nilai awal = 360.
Nilai awal = 360 ÷ 1,2 = 300.
Setelah diskon 25%, harga Rp450.000 merupakan 75% dari harga awal.
Harga awal: 450.000 ÷ 0,75 = Rp600.000.
40% × x = 72.
0,4x = 72.
x = 72 ÷ 0,4 = 180.
25% dari 80 = 20.
10% dari 150 = 15.
20 + 15 = 35.
1/5 = 20%.
20% + 35% = 55%.
55% = 55/100 = 11/20.
24. Cara membaca hasil latihan
| Jawaban Benar | Interpretasi Latihan |
|---|---|
| 0–15 | Fokus pada pecahan senilai, penyamaan penyebut, dan konversi dasar pecahan–desimal–persen. |
| 16–25 | Fondasi sudah terbentuk, tetapi operasi pecahan dan penerapan persentase masih perlu diperkuat. |
| 26–34 | Kemampuan pada latihan ini sudah cukup baik. Fokus selanjutnya adalah memilih bentuk angka yang menghasilkan perhitungan paling pendek. |
| 35–40 | Konversi dan operasi pecahan, desimal, serta persentase pada latihan ini tergolong kuat. |
25. Cari jenis kesalahannya
| Kode | Jenis Kesalahan | Contoh |
|---|---|---|
| P | Penyebut | Menjumlahkan pecahan tanpa menyamakan penyebut. |
| K | Konversi | Salah mengubah 0,35 menjadi 35%. |
| D | Desimal | Salah menempatkan tanda desimal. |
| % | Persentase | Menghitung persentase terhadap nilai akhir, padahal seharusnya terhadap nilai awal. |
| S | Strategi | Mengalikan desimal panjang padahal persen dapat diubah menjadi pecahan sederhana. |
26. Buat “kamus konversi” di kepala
Beberapa pasangan nilai muncul sangat sering dan layak dikenali otomatis.
Jika hubungan ini sudah otomatis, banyak perhitungan dapat diselesaikan tanpa melakukan konversi tertulis.
27. Jangan setia pada satu bentuk angka
75% dari 64
jangan merasa harus menghitung:
0,75 × 64.
Gunakan:
75% = 3/4
64 ÷ 4 × 3
= 16 × 3
= 48
Sebaliknya, sebuah pecahan kadang lebih cepat jika diubah menjadi desimal.
28. Ringkasan strategi
| Pecahan | Sederhanakan dan samakan penyebut hanya ketika diperlukan. |
| Perkalian pecahan | Lakukan penyederhanaan silang sebelum mengalikan angka besar. |
| Pembagian pecahan | Balik pecahan pembagi, lalu ubah menjadi perkalian. |
| Desimal | Perhatikan nilai tempat dan posisi tanda desimal. |
| Persentase | Ingat bahwa persen berarti per seratus. |
| Hitung cepat | Kenali 50%, 25%, 20%, 10%, 5%, 1%, 12,5%, dan 75% secara mental. |
| Perubahan persen | Gunakan nilai awal sebagai dasar perbandingan. |
| Nilai awal | Jika diberikan nilai setelah perubahan, kerjakan persentasenya secara mundur. |
Catatan Penyusunan Materi
Literatur TPA yang digunakan untuk menentukan cakupan seri ini membahas pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan desimal, dan persentase, serta operasi dasar dan penyederhanaannya.
Referensi tersebut digunakan untuk menentukan kompetensi numerik yang perlu dibahas setelah operasi hitung bilangan dasar.
Kerangka “ubah bentuk–sederhanakan–hitung–periksa”, tabel konversi pembelajaran, strategi hitung persentase, seluruh contoh, 40 soal latihan, pilihan jawaban, kunci, dan pembahasan pada halaman ini disusun secara mandiri untuk FaridSensei.com.
© Muhammad Farid Maricar — Seri Pembahasan TPA & TIU
Komentar