Simulasi Tekanan Hidrostatik pada Objek
Tekanan Hidrostatik pada Reservoir
Ubah bentuk penampang reservoir, tinggi muka air, massa jenis fluida, gravitasi, dan posisi sensor. Tekanan pada kedalaman sensor dihitung secara langsung.
Tekanan hidrostatik bertambah seiring kedalaman. Pada fluida diam dengan massa jenis seragam, tekanan ukur di suatu titik ditentukan oleh massa jenis fluida, gravitasi, dan jarak vertikal titik tersebut dari permukaan bebas - bukan oleh bentuk dasar reservoir.
1. Jalankan simulasi
Laboratorium Virtual Hidrostatika
Tarik titik hijau untuk mengubah bentuk reservoir dan sensor putih untuk mengubah kedalaman. Panel hasil ditempatkan di bawah gambar agar tetap nyaman dibaca di Blogger.
Perhitungan pada sensor
Hasil perhitungan saat ini
2. Dasar teori tekanan hidrostatik
Pada fluida diam, perubahan tekanan terhadap arah vertikal mengikuti keseimbangan antara gaya tekanan dan berat fluida. Untuk massa jenis yang dianggap konstan, hasil integrasinya adalah:
Tekanan ukur
Tekanan ukur atau gauge pressure memakai tekanan atmosfer sebagai nilai nol. Pada permukaan bebas yang terbuka, tekanan ukurnya sama dengan nol.
Tekanan absolut
Tekanan absolut dihitung dari kondisi vakum sempurna. Karena reservoir terbuka terhadap atmosfer, tekanan atmosfer perlu ditambahkan.
3. Apa pengaruh bentuk reservoir?
Bentuk reservoir mengubah lebar permukaan, luas penampang, serta volume air. Namun, bentuk tersebut tidak masuk langsung ke dalam persamaan tekanan pada satu titik. Selama massa jenis, gravitasi, dan kedalaman sensor tetap sama, nilai tekanannya juga tetap sama.
| Parameter yang diubah | Pengaruh terhadap tekanan sensor | Penjelasan |
|---|---|---|
| Kedalaman sensor bertambah | Tekanan meningkat | Kolom fluida di atas sensor menjadi lebih tinggi. |
| Massa jenis fluida meningkat | Tekanan meningkat | Fluida yang lebih rapat memberikan berat per satuan volume yang lebih besar. |
| Gravitasi meningkat | Tekanan meningkat | Berat fluida bertambah sebanding dengan gravitasi. |
| Dasar reservoir diubah | Tidak selalu berubah | Jika kedalaman sensor terhadap permukaan tetap, tekanannya tetap. |
| Tekanan atmosfer meningkat | Gauge tetap; absolut meningkat | Tekanan atmosfer hanya ditambahkan pada tekanan absolut. |
4. Contoh perhitungan
Misalkan sensor berada 5,98 m di bawah permukaan air. Massa jenis air adalah 1.000 kg/m3 dan percepatan gravitasi digunakan 9,81 m/s2.
Kedalaman
Tekanan ukur
Hasil
Jika tekanan atmosfer sebesar 101,325 kPa, tekanan absolut pada sensor menjadi sekitar 159,99 kPa.
5. Asumsi dan keterbatasan
- Fluida dianggap diam, homogen, dan tidak termampatkan.
- Massa jenis dianggap konstan terhadap kedalaman.
- Permukaan bebas dianggap horizontal dan terbuka terhadap atmosfer.
- Simulasi menggunakan penampang dua dimensi; volume dihitung untuk lebar tegak lurus layar sebesar 1 m.
- Tekanan dinamis akibat arus, gelombang, dan pergerakan sensor tidak diperhitungkan.
- Skala gambar dibuat untuk pembelajaran, bukan survei geometri reservoir nyata.
6. Latihan interaktif
Atur massa jenis menjadi 1.025 kg/m3 untuk air laut, lalu letakkan sensor pada kedalaman 10 m. Sebelum melihat hasilnya, perkirakan tekanan ukurnya.
Lihat jawaban
P = rhogh = 1.025 x 9,81 x 10 = 100.552,5 Pa, atau sekitar 100,55 kPa.
Pertanyaan lanjutan
Ubah bentuk dasar reservoir tanpa memindahkan sensor atau muka air. Apakah tekanan pada sensor berubah? Dalam model hidrostatik ini, tidak berubah selama kedalaman vertikal sensor tetap sama.
Komentar