Simulasi Pipa Seri dan Parallel
Mekanika Fluida
Manning
Jaringan Pipa
Simulasi Pipa Seri dan Pipa Utama dengan Tiga Cabang
Mode seri memperlihatkan pengaruh koefisien Manning pada tiga segmen yang dilalui debit yang sama. Mode jaringan memperlihatkan satu pipa utama dari tangki A menuju node N, lalu aliran dibagi ke tiga cabang dengan tangki akhir dan keran masing-masing.
1. Pilih konfigurasi
Pipa bercabang
Debit
40,0 L/s
8,00 m
2. Tangki sumber, node, dan tangki akhir
18,0 m
5,0 m
7,0 m
9,0 m
Aliran dari A melewati satu pipa utama, mencapai node N, kemudian dibagi ke
tiga tangki akhir. Cabang hanya mengalir jika head di node lebih tinggi daripada
muka air tangki akhirnya.
3. Pipa utama sebelum percabangan
Pipa utama A - N
300 mm
100 m
0,012
4. Tiga cabang setelah node N
Cabang N - B1
200 mm
140 m
0,011
Cabang N - B2
160 mm
180 m
0,015
Cabang N - B3
130 mm
120 m
0,022
Air dalam pipa
Bola tracer
Keran cabang
Gambar merupakan skema pembelajaran dan tidak menggunakan skala geometrik sebenarnya.
Hasil perhitungan akan diperbarui setiap kali parameter diubah.
Debit total
-
Head di node N
-
Kehilangan head utama / total
-
Pipa paling berpengaruh
-
Debit terbesar
-
Kecepatan terbesar
-
Keran terbuka
-
Manning n terbesar
-
| Bagian | Status | Diameter | Panjang | Manning n | Debit | Kecepatan | Kehilangan head | Pembagian debit |
|---|
Persamaan Manning untuk pipa penuh
Q = (1/n) A Rh2/3 Sf1/2,
Rh = D/4
hf =
L
[
Qn /
(
A Rh2/3
)
]2
Semakin besar Manning n, semakin kasar pipa dan semakin besar kehilangan head
untuk debit yang sama. Bola di pusat pipa bergerak lebih cepat daripada bola di dekat
dinding. Pada mode beda head tetap, kenaikan Manning n juga menurunkan debit dan
memperlambat seluruh aliran. Pada jaringan bercabang, debit pipa utama sama dengan
jumlah debit tiga cabang yang sedang terbuka.
Komentar