Muhammad Farid Maricar, B.Eng., M.Eng.,

Catatan, tulisan, riset, refleksi, dan dokumentasi pembelajaran Muhammad Farid Maricar.

← Kembali ke Beranda

Simulasi Gaya Apung pada Kubus

Mekanika Fluida Simulasi Interaktif Prinsip Archimedes

Simulasi Gaya Apung pada Kubus

Ubah ukuran dan massa jenis kubus, pilih jenis fluida, lalu amati apakah kubus mengapung, melayang, atau tenggelam. Semua gaya dan hasil perhitungan diperbarui secara langsung.

Target Mahasiswa & Pelajar
Model Kubus 1-D Vertikal
Fokus Gaya Apung

Ketika sebuah benda dimasukkan ke dalam fluida, benda tersebut mengalami gaya ke atas yang disebut gaya apung. Besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Pada simulasi ini, Anda dapat melihat perubahan volume tercelup, gaya apung, gaya berat, gaya resultan, dan gerak vertikal kubus dalam satu tampilan.

FB = ฯfgVt

Prinsip Archimedes: gaya apung bergantung pada massa jenis fluida dan volume benda yang tercelup.

1. Dasar perhitungan

Gaya berat

W = ฯbVg ฯb = massa jenis benda; V = volume kubus.

Gaya berat bekerja ke bawah dan tidak berubah selama ukuran, massa jenis benda, dan percepatan gravitasi tetap.

Gaya apung

FB = ฯfgVt Vt = volume kubus yang berada di dalam fluida.

Gaya apung berubah mengikuti bagian kubus yang tercelup. Ketika kubus masuk lebih dalam, volume fluida yang dipindahkan bertambah.

Kondisi setimbang saat mengapung: apabila kubus tidak menyentuh dasar dan tidak bergerak, berlaku FB = W. Untuk kubus yang mengapung, fraksi volume tercelup sama dengan ฯb/ฯf.

2. Jalankan simulasi

Laboratorium Virtual Gaya Apung

Tarik kubus dengan mouse atau jari, ubah parameter, kemudian tekan Jalankan.

HTML5 Mandiri
Kubus
20 cm
650 kg/m^3
Fluida dan gravitasi
998 kg/m^3
9,81 m/s^2
Tampilan dan gerak
Kubus dapat ditarik secara vertikal. Lepaskan, lalu tekan Jalankan untuk melihat responsnya.
Prediksi Mengapung
Kecepatan 0,000 m/s
Percepatan 0,000 m/s^2
Waktu simulasi 0,00 s

Hasil perhitungan sesuai kondisi saat ini

Nilai di bawah mengikuti parameter dan posisi kubus pada kanvas. Tarik kubus secara vertikal untuk melihat volume tercelup, gaya apung, resultan gaya, dan percepatan berubah secara langsung.

Volume kubus 0,0080 m^3
Massa kubus 5,200 kg
Volume tercelup 0,0052 m^3
Fraksi tercelup 65,1 %
Gaya berat, W 51,01 N
Gaya apung, Fแตฆ 51,01 N
Gaya resultan vertikal 0,00 N
Kedalaman tercelup 13,0 cm
Kedalaman setimbang 13,0 cm
Gaya normal dasar 0,00 N
Berat fluida dipindahkan 5,200 kg
Rasio massa jenis 0,651
Massa jenis kubus lebih kecil daripada massa jenis air. Kubus akan mencapai keseimbangan ketika sekitar 65,1% volumenya tercelup.

Hubungan gaya dan kedalaman tercelup

Garis biru bertambah linear sampai kubus tercelup penuh; garis merah adalah gaya berat yang tetap.

Gaya apung Gaya berat

3. Cara membaca hasil simulasi

Perbandingan massa jenis Kondisi ideal Apa yang terlihat?
ฯb < ฯf Mengapung Kubus hanya tercelup sebagian sampai gaya apung sama dengan gaya berat.
ฯb = ฯf Melayang netral Setelah tercelup penuh, kubus dapat berada di dalam fluida tanpa kecenderungan naik atau turun.
ฯb > ฯf Tenggelam Bahkan saat tercelup penuh, gaya apung maksimum masih lebih kecil daripada gaya berat.
Perhatikan istilah “melayang”. Benda yang massa jenisnya sama dengan fluida baru bersifat netral setelah seluruh volumenya masuk ke dalam fluida. Jika sebagian masih berada di atas permukaan, gaya apungnya belum cukup untuk menyeimbangkan berat.

4. Contoh perhitungan

Misalkan sebuah kubus kayu memiliki sisi 20 cm dan massa jenis 650 kg/m^3. Kubus diletakkan di air tawar dengan massa jenis 998 kg/m^3.

Volume

V = (0,20)³ = 0,008 m^3

Massa

m = 650 × 0,008 = 5,2 kg

Fraksi tercelup

Vt/V = 650/998 = 0,651

Karena bentuknya kubus, persentase volume tercelup sama dengan persentase tinggi yang tercelup. Kedalaman setimbangnya adalah:

ht = L(ฯb/ฯf) = 0,20(650/998) = 0,130 m Sekitar 13,0 cm dari tinggi kubus berada di bawah permukaan air.

5. Asumsi dan keterbatasan simulasi

  • Kubus selalu tegak dan hanya bergerak secara vertikal; rotasi dan oleng tidak dimodelkan.
  • Massa jenis kubus dianggap seragam dan fluida dianggap homogen.
  • Permukaan air dianggap tetap; kenaikan muka air akibat volume kubus diabaikan.
  • Gaya hambat dipakai untuk memperhalus animasi, tetapi bukan model CFD atau analisis transien rinci.
  • Tegangan permukaan, gelombang, turbulensi, kebocoran, dan penyerapan air oleh benda tidak dihitung.
  • Saat kubus mencapai dasar, gaya normal dari dasar menahan sisa gaya ke bawah.

6. Latihan singkat

Coba ubah massa jenis benda menjadi 950 kg/m^3 dan pilih air tawar. Sebelum menjalankan simulasi, perkirakan berapa persen kubus akan tercelup.

Lihat jawaban

Fraksi tercelup adalah 950/998 ≈ 0,952. Jadi sekitar 95,2% tinggi kubus berada di bawah permukaan, sedangkan hanya sekitar 4,8% yang muncul di atas air.

Pertanyaan lanjutan

Mengapa mengubah gravitasi tidak mengubah fraksi tercelup pada kondisi setimbang? Karena gaya berat dan gaya apung sama-sama sebanding dengan g, sehingga g saling menghilangkan ketika kedua gaya disetarakan.

Komentar

Lanjutkan membaca dari halaman asal

Gunakan menu ini untuk kembali ke halaman daftar materi atau halaman sebelumnya.

๐Ÿ‡ฏ๐Ÿ‡ต Daftar Bahasa Jepang ๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง Daftar IELTS ๐ŸŽ“ Persiapan Studi ๐Ÿ  Beranda