Muhammad Farid Maricar, B.Eng., M.Eng.,

Catatan, tulisan, riset, refleksi, dan dokumentasi pembelajaran Muhammad Farid Maricar.

← Kembali ke Beranda

Penalaran Logis dan Silogisme

Penalaran Logis dan Silogisme TPA/TIU + 40 Soal Latihan
Seri TPA & TIU Penalaran Logis 40 Soal Latihan

Penalaran Logis & Silogisme: Kesimpulan Harus Mengikuti Premis

Dalam logika, kesimpulan tidak dinilai dari apakah terdengar masuk akal dalam kehidupan nyata. Yang diuji adalah apakah kesimpulan tersebut benar-benar mengikuti informasi yang diberikan.

Kategori Penalaran
Topik Logika & Silogisme
Latihan 40 Soal

Kesalahan umum dalam soal logika adalah menambahkan pengetahuan sendiri. Jika premis mengatakan semua anggota kelompok A memakai kartu biru, kita hanya boleh menggunakan informasi tersebut. Kita tidak boleh menyimpulkan bahwa mereka disiplin, rajin, atau bekerja di tempat tertentu hanya karena cerita semacam itu terasa masuk akal.

IKUTI PREMISNYA

Jangan memperluas kesimpulan melebihi informasi yang tersedia.

1. Premis dan kesimpulan

Penalaran logis biasanya dimulai dari satu atau beberapa pernyataan yang dianggap benar dalam soal. Pernyataan itu disebut premis.

Premis 1 + Premis 2 Kesimpulan

Kita tidak sedang menilai apakah premis tersebut benar di dunia nyata. Kita menerima premis sebagai dasar permainan logika.

2. Tiga kata yang sangat menentukan: semua, sebagian, tidak ada

SEMUA A adalah B Setiap anggota A termasuk dalam kelompok B.
SEBAGIAN A adalah B Setidaknya ada satu anggota A yang juga B.
TIDAK ADA A yang B A dan B tidak mempunyai anggota yang sama.

3. “Sebagian” berarti setidaknya satu

Dalam seri latihan ini, kata sebagian digunakan dalam arti logis:

Ada setidaknya satu.

Jadi:

Sebagian A adalah B

menyatakan keberadaan minimal satu anggota yang sekaligus A dan B.

“Sebagian” tidak otomatis berarti “sebagian tetapi tidak semuanya”. Informasi itu hanya memastikan keberadaan minimal satu contoh.

4. “Semua A adalah B” tidak berarti “semua B adalah A”

Misalnya:

Semua anggota Klub Merah memakai kartu identitas.

Ini berarti:

Klub Merah → Pemakai kartu identitas

Tetapi kita tidak boleh membaliknya menjadi:

Semua pemakai kartu identitas adalah anggota Klub Merah.

Bisa saja kelompok lain juga memakai kartu identitas.

5. Silogisme berantai

Jika:

Semua A adalah B

dan:

Semua B adalah C

maka:

Semua A adalah C
A B C

6. Silogisme dengan “sebagian”

Perhatikan:

Sebagian A adalah B.
Semua B adalah C.

Anggota yang menjadi saksi pada premis pertama adalah A sekaligus B.

Karena semua B adalah C, anggota tersebut juga C.

Sebagian A adalah C.

7. Dua pernyataan “sebagian” tidak otomatis tersambung

Misalnya:

Sebagian A adalah B.
Sebagian B adalah C.

Kita tidak otomatis boleh menyimpulkan:

Sebagian A adalah C.

Anggota B pada premis pertama mungkin berbeda dengan anggota B pada premis kedua.

8. “Tidak ada” membuat dua kelompok terpisah

Jika:

Tidak ada B yang C.

dan:

Semua A adalah B.

maka:

Tidak ada A yang C.

Karena seluruh A berada di dalam B, sedangkan B tidak beririsan dengan C.

9. Apa itu implikasi?

Bentuk:

Jika P, maka Q.

dapat ditulis:

P → Q

P disebut kondisi awal, sedangkan Q adalah akibat yang dijamin oleh premis ketika P terjadi.

10. Modus ponens

Bentuknya:

Jika P → Q
P benar
∴ Q benar
Jika kartu valid, pintu terbuka.

Kartu Rina valid.

Maka:

Pintu terbuka.

11. Modus tollens

Bentuknya:

Jika P → Q
Q tidak terjadi
∴ P tidak terjadi
Jika alarm aktif, lampu indikator menyala.

Lampu indikator tidak menyala.

Maka:

Alarm tidak aktif.

12. Kesalahan: membenarkan akibat

Dari:

Jika P → Q

lalu diketahui:

Q benar

kita tidak otomatis boleh menyimpulkan P.

Jika hujan deras, halaman basah.

Halaman basah.

Apakah pasti hujan deras?

Tidak. Halaman mungkin baru saja disiram.

13. Kesalahan: menyangkal kondisi awal

Dari:

Jika P → Q

dan:

P tidak terjadi

kita tidak boleh langsung menyimpulkan Q tidak terjadi.

Jika kendaraan menggunakan jalur cepat, perjalanan selesai sebelum pukul 10.

Kendaraan tidak menggunakan jalur cepat.

Kita belum tahu apakah perjalanan tetap selesai sebelum pukul 10 melalui jalur lain.

14. Kontraposisi

Dari:

P → Q

kita dapat membentuk:

bukan Q → bukan P

Hubungan ini disebut kontraposisi.

Jika dokumen asli, kode verifikasi diterima.

Jika kode verifikasi tidak diterima, maka dokumen tidak asli.

15. Konvers tidak sama dengan kontraposisi

Jika:

P → Q

maka bentuk:

Q → P

disebut pembalikan arah atau konvers, dan tidak otomatis benar.

Jangan tertukar:

P → Q tidak otomatis memberi Q → P.

16. Rantai implikasi

Jika:

P → Q

dan:

Q → R

maka:

P → R

Ini sangat mirip dengan silogisme kategori:

Semua A adalah B
Semua B adalah C
∴ Semua A adalah C

17. Jangan gunakan “masuk akal” sebagai bukti

Misalnya:

Semua anggota Tim P memakai helm putih.

Dari premis tersebut kita tidak tahu:

Apakah helm mereka baru? Tidak diketahui
Apakah mereka bekerja di luar ruangan? Tidak diketahui
Apakah anggota Tim P memakai helm putih? Ya, pasti

18. Cari kesimpulan paling lemah yang pasti benar

Dalam soal logika, jawaban yang lebih kuat sering justru salah.

Premis:

Sebagian peneliti adalah editor.
Semua editor membaca naskah.

Kesimpulan yang pasti:

Sebagian peneliti membaca naskah.

Bukan:

“Semua peneliti membaca naskah.”

19. Gunakan diagram mental kelompok

Saat melihat:

Semua A adalah B

bayangkan A berada di dalam B.

Saat melihat:

Tidak ada B yang C

bayangkan lingkaran B dan C terpisah.

Teknik ini sering lebih cepat daripada mengubah setiap kalimat menjadi simbol formal.

20. Urutan strategi yang aman

1

Tandai kuantornya

Semua, sebagian, tidak ada, atau sebagian bukan?

2

Cari kelompok penghubung

A → B dan B → C dapat dirangkai melalui B.

3

Jaga arah

Semua A adalah B tidak berarti semua B adalah A.

4

Cek keberadaan

“Sebagian” memberikan saksi keberadaan; “semua” sendiri belum tentu.

5

Untuk “jika”, cek pola

Modus ponens, modus tollens, atau rantai implikasi?

6

Jangan tambah asumsi

Pilih hanya kesimpulan yang dipaksa oleh premis.

Latihan Penalaran Logis & Silogisme — 40 Soal

Bagian A berfokus pada kuantor. Bagian B menguji silogisme. Bagian C membahas pernyataan “jika–maka”. Bagian D menggabungkan beberapa bentuk penalaran.

Soal 1 Semua
Semua analis adalah orang yang teliti.
Raka adalah analis.

Kesimpulan yang benar adalah...

A. Semua orang teliti adalah analis. B. Raka bukan orang yang teliti. C. Raka adalah orang yang teliti. D. Sebagian analis tidak teliti. E. Tidak dapat disimpulkan apa pun.
Soal 2 Tidak Ada
Tidak ada logam jenis X yang transparan.
Benda P adalah logam jenis X.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Benda P tidak transparan. B. Benda P pasti berwarna gelap. C. Semua benda tidak transparan adalah logam jenis X. D. Sebagian logam jenis X transparan. E. Benda P bukan logam.
Soal 3 Sebagian
Sebagian peserta adalah relawan.
Semua relawan memakai rompi.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua peserta memakai rompi. B. Semua pemakai rompi adalah relawan. C. Tidak ada peserta yang memakai rompi. D. Sebagian relawan bukan peserta. E. Sebagian peserta memakai rompi.
Soal 4 Informasi Tidak Cukup
Semua anggota Tim Alpha mengikuti pelatihan.
Sebagian peserta pelatihan menerima sertifikat.

Manakah pernyataan yang paling tepat?

A. Semua anggota Tim Alpha menerima sertifikat. B. Belum dapat dipastikan apakah ada anggota Tim Alpha yang menerima sertifikat. C. Tidak ada anggota Tim Alpha yang menerima sertifikat. D. Semua penerima sertifikat adalah anggota Tim Alpha. E. Sebagian anggota Tim Alpha pasti menerima sertifikat.
Soal 5 Sebagian Bukan
Tidak ada benda merah yang dingin.
Sebagian kubus berwarna merah.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua kubus tidak dingin. B. Semua benda yang tidak dingin berwarna merah. C. Tidak ada kubus yang dingin. D. Sebagian kubus tidak dingin. E. Semua kubus berwarna merah.
Soal 6 Rantai Kelompok
Semua peneliti membaca laporan.
Tidak ada pembaca laporan yang terlambat.

Kesimpulan yang benar adalah...

A. Semua orang yang tidak terlambat adalah peneliti. B. Tidak ada peneliti yang terlambat. C. Sebagian peneliti terlambat. D. Semua pembaca laporan adalah peneliti. E. Semua orang terlambat bukan pembaca apa pun.
Soal 7 Makna Sebagian Bukan

Pernyataan “Sebagian siswa bukan anggota klub” berarti...

A. Tidak ada siswa yang menjadi anggota klub. B. Semua siswa bukan anggota klub. C. Semua anggota klub bukan siswa. D. Ada setidaknya satu siswa yang bukan anggota klub. E. Hanya satu siswa yang bukan anggota klub.
Soal 8 Arah Kelompok

Diketahui: Semua A adalah B. Manakah yang TIDAK dapat disimpulkan hanya dari pernyataan tersebut?

A. Jika sesuatu adalah A, maka ia B. B. Tidak ada A yang berada di luar B. C. Semua B adalah A. D. A merupakan bagian dari B. E. Anggota A, jika ada, juga anggota B.
Soal 9 Tidak Ada
Tidak ada A yang B.
Semua C adalah A.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Tidak ada C yang B. B. Semua B adalah C. C. Sebagian C adalah B. D. Semua A adalah C. E. Tidak ada B yang A maupun C yang ada.
Soal 10 Dua Sebagian
Sebagian A adalah B.
Sebagian B adalah C.

Apakah pasti dapat disimpulkan bahwa sebagian A adalah C?

A. Ya, karena A dan C sama. B. Ya, karena semua B pasti A. C. Ya, karena semua B pasti C. D. Tidak, karena A pasti tidak mungkin C. E. Tidak; anggota B pada kedua premis dapat merupakan individu yang berbeda.
Soal 11 Rantai Universal
Semua M adalah N.
Semua N adalah O.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua O adalah M. B. Sebagian O bukan N. C. Semua N adalah M. D. Tidak ada M yang O. E. Semua M adalah O.
Soal 12 Universal + Eksistensial
Semua penjaga kebun adalah orang yang sabar.
Sebagian pengajar adalah penjaga kebun.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua pengajar sabar. B. Semua orang sabar adalah penjaga kebun. C. Sebagian pengajar sabar. D. Tidak ada pengajar yang sabar. E. Semua penjaga kebun adalah pengajar.
Soal 13 Tidak Ada + Sebagian
Tidak ada seniman dalam kelompok tersebut yang ceroboh.
Sebagian desainer adalah seniman dalam kelompok tersebut.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua desainer tidak ceroboh. B. Sebagian desainer tidak ceroboh. C. Semua orang yang tidak ceroboh adalah seniman. D. Sebagian seniman ceroboh. E. Tidak ada desainer yang seniman.
Soal 14 Kelompok Terpisah
Semua P adalah Q.
Tidak ada R yang Q.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua Q adalah P. B. Semua R adalah P. C. Sebagian P adalah R. D. Tidak ada P yang R. E. Semua yang bukan R adalah P.
Soal 15 Saksi Eksistensial
Semua K adalah L.
Sebagian K adalah M.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Sebagian M adalah L. B. Semua M adalah L. C. Semua L adalah K. D. Tidak ada M yang L. E. Semua K adalah M.
Soal 16 Sebagian + Semua
Sebagian A adalah B.
Semua B adalah C.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Sebagian A adalah C. B. Semua A adalah C. C. Semua C adalah A. D. Tidak ada A yang C. E. Sebagian C bukan B.
Soal 17 Tidak Cukup
Semua A adalah B.
Sebagian B adalah C.

Apakah pasti dapat disimpulkan bahwa sebagian A adalah C?

A. Ya, semua A pasti C. B. Ya, semua B pasti A. C. Ya, karena A dan C pasti beririsan. D. Tidak, karena A tidak mungkin C. E. Tidak; anggota B yang merupakan C belum tentu termasuk A.
Soal 18 Kelompok Terpisah
Tidak ada A yang B.
Semua C adalah B.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua A adalah C. B. Semua B adalah C. C. Sebagian C adalah A. D. Tidak ada C yang A. E. Semua yang bukan A adalah C.
Soal 19 Cabang Sama
Semua A adalah B.
Semua C adalah B.

Hubungan antara A dan C adalah...

A. Semua A adalah C. B. Semua C adalah A. C. Tidak dapat dipastikan dari premis yang tersedia. D. Tidak ada A yang C. E. A dan C pasti sama.
Soal 20 Sebagian Bukan
Sebagian A bukan B.
Semua A adalah C.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua C bukan B. B. Sebagian C bukan B. C. Tidak ada C yang B. D. Semua B adalah C. E. Sebagian B adalah A.
Soal 21 Modus Ponens
Jika hujan turun, lapangan menjadi basah.
Hujan turun.

Kesimpulan yang benar adalah...

A. Lapangan tidak basah. B. Hujan pasti turun karena lapangan basah. C. Tidak dapat diketahui apakah hujan turun. D. Lapangan menjadi basah. E. Lapangan hanya dapat basah karena hujan.
Soal 22 Modus Tollens
Jika alarm aktif, lampu indikator menyala.
Lampu indikator tidak menyala.

Kesimpulan yang benar adalah...

A. Alarm aktif. B. Alarm tidak aktif. C. Lampu pasti rusak. D. Alarm aktif dan lampu rusak. E. Tidak dapat disimpulkan apa pun.
Soal 23 Membenarkan Akibat
Jika P maka Q.
Q benar.

Apakah P pasti benar?

A. Tidak. Kebenaran Q saja belum menjamin P. B. Ya, P selalu benar. C. Ya, P dan Q selalu identik. D. P pasti salah. E. P dan Q pasti keduanya salah.
Soal 24 Menyangkal Anteseden
Jika P maka Q.
P salah.

Apa yang dapat dipastikan mengenai Q?

A. Q pasti benar. B. Q pasti salah. C. P dan Q pasti sama. D. Q tidak mungkin benar. E. Kebenaran Q belum dapat ditentukan.
Soal 25 Syarat Perlu
Untuk masuk ruang arsip, seseorang harus memiliki kartu akses.
Dita masuk ke ruang arsip.

Kesimpulan yang mengikuti premis adalah...

A. Semua pemilik kartu akses masuk ruang arsip. B. Dita adalah satu-satunya pemilik kartu akses. C. Dita memiliki kartu akses. D. Dita tidak memiliki kartu akses. E. Siapa pun yang memiliki kartu pasti masuk.
Soal 26 Hanya Jika
Lampu utama menyala hanya jika sakelar utama aktif.
Lampu utama menyala.

Kesimpulan yang benar adalah...

A. Sakelar utama tidak aktif. B. Semua sakelar aktif membuat lampu menyala. C. Sakelar utama aktif. D. Lampu menyala tanpa sakelar. E. Tidak dapat diketahui keadaan sakelar.
Soal 27 Kontraposisi
Jika berkas valid, kode diterima sistem.
Kode tidak diterima sistem.

Kesimpulan yang benar adalah...

A. Berkas valid. B. Sistem pasti rusak. C. Semua berkas tidak valid. D. Tidak ada hubungan antara keduanya. E. Berkas tidak valid.
Soal 28 Menyangkal Kondisi
Jika Andi belajar, maka Andi lulus.
Andi tidak belajar.

Kesimpulan yang paling tepat adalah...

A. Andi pasti lulus. B. Belum dapat dipastikan apakah Andi lulus atau tidak. C. Andi pasti tidak lulus. D. Semua yang tidak belajar pasti gagal. E. Premis pertama pasti salah.
Soal 29 Pembalikan Implikasi
Jika mesin aktif, indikator menyala.
Indikator menyala.

Kesimpulan mengenai mesin adalah...

A. Belum dapat dipastikan bahwa mesin aktif. B. Mesin pasti aktif. C. Mesin pasti mati. D. Indikator tidak mungkin menyala. E. Mesin dan indikator pasti rusak.
Soal 30 Rantai Implikasi
Jika P maka Q.
Jika Q maka R.
R tidak benar.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. P benar. B. Q benar. C. R benar. D. P tidak benar. E. P dan Q pasti benar.
Soal 31 Silogisme Campuran
Semua insinyur dalam tim membaca diagram.
Sebagian insinyur dalam tim adalah peneliti.
Semua peneliti menulis laporan.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua penulis laporan membaca diagram. B. Sebagian penulis laporan membaca diagram. C. Semua pembaca diagram adalah peneliti. D. Tidak ada peneliti yang membaca diagram. E. Semua insinyur adalah peneliti.
Soal 32 Tidak Ada + Sebagian
Tidak ada kartu biru yang valid.
Sebagian kartu arsip berwarna biru.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua kartu arsip tidak valid. B. Semua kartu tidak valid berwarna biru. C. Tidak ada kartu arsip yang valid. D. Sebagian kartu arsip tidak valid. E. Semua kartu arsip berwarna biru.
Soal 33 Rantai Jika
Jika A maka B.
Jika B maka C.
A benar.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. C salah. B. B salah. C. C benar. D. A salah. E. B dan C tidak dapat ditentukan.
Soal 34 Kelompok Terpisah
Semua P adalah Q.
Tidak ada Q yang R.
Sebagian S adalah R.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua S adalah P. B. Sebagian S adalah Q. C. Semua R adalah S. D. Semua P adalah S. E. Sebagian S bukan P.
Soal 35 Sebagian + Tidak Ada
Sebagian A adalah B.
Tidak ada B yang C.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Sebagian A bukan C. B. Semua A bukan C. C. Semua C bukan A. D. Sebagian C adalah B. E. Semua A adalah B.
Soal 36 Pembalikan Salah
Semua anggota Klub K memakai kartu khusus.
Semua pemakai kartu khusus diperbolehkan masuk gedung.
Danu diperbolehkan masuk gedung.

Kesimpulan mengenai Danu adalah...

A. Danu pasti anggota Klub K. B. Danu pasti memakai kartu khusus. C. Danu pasti bukan anggota Klub K. D. Danu pasti tidak memakai kartu. E. Belum dapat dipastikan apakah Danu anggota Klub K.
Soal 37 Rantai Kelompok
Tidak ada A yang B.
Sebagian C adalah A.
Semua C adalah D.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Sebagian D bukan B. B. Semua D bukan B. C. Semua A adalah C. D. Sebagian B adalah D. E. Semua C adalah B.
Soal 38 Rantai + Modus Tollens
Jika server aktif, jaringan tersedia.
Jika jaringan tersedia, aplikasi dapat melakukan login.
Aplikasi tidak dapat melakukan login.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Server aktif. B. Jaringan tersedia. C. Aplikasi sebenarnya dapat login. D. Server tidak aktif. E. Tidak ada hubungan antara server dan aplikasi.
Soal 39 Saksi Negatif
Semua X adalah Y.
Sebagian Y bukan Z.
Semua X adalah Z.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua Y adalah X. B. Sebagian Y bukan X. C. Semua Y adalah Z. D. Sebagian X bukan Z. E. Tidak ada Y yang X.
Soal 40 Silogisme Campuran
Sebagian A adalah B.
Semua B adalah C.
Tidak ada C yang D.

Kesimpulan yang pasti benar adalah...

A. Semua A bukan D. B. Semua D bukan A. C. Sebagian A bukan D. D. Sebagian D adalah A. E. Semua A adalah C.
Lihat Kunci Jawaban
1. C
2. A
3. E
4. B
5. D
6. B
7. D
8. C
9. A
10. E
11. E
12. C
13. B
14. D
15. A
16. A
17. E
18. D
19. C
20. B
21. D
22. B
23. A
24. E
25. C
26. C
27. E
28. B
29. A
30. D
31. B
32. D
33. C
34. E
35. A
36. E
37. A
38. D
39. B
40. C
Lihat Pembahasan 40 Soal
1. C — Raka teliti.
Semua analis termasuk kelompok orang teliti. Karena Raka adalah analis, Raka pasti termasuk kelompok orang teliti.
2. A — Benda P tidak transparan.
Premis menyatakan tidak ada logam jenis X yang transparan. Karena P adalah logam jenis X, P tidak mungkin transparan.
3. E — Sebagian peserta memakai rompi.
Ada setidaknya satu peserta yang merupakan relawan. Semua relawan memakai rompi. Maka peserta yang menjadi relawan tersebut memakai rompi.
4. B — Belum dapat dipastikan.
Semua anggota Tim Alpha memang berada di kelompok peserta pelatihan. Tetapi peserta pelatihan yang menerima sertifikat belum tentu berasal dari Tim Alpha.
5. D — Sebagian kubus tidak dingin.
Ada setidaknya satu kubus merah. Tidak ada benda merah yang dingin. Maka kubus merah tersebut tidak dingin.
6. B — Tidak ada peneliti yang terlambat.
Semua peneliti membaca laporan. Tidak ada pembaca laporan yang terlambat. Karena peneliti berada dalam kelompok pembaca laporan, peneliti tidak mungkin terlambat.
7. D — Ada setidaknya satu siswa yang bukan anggota klub.
Itulah arti langsung dari pernyataan “sebagian siswa bukan anggota klub”. Tidak berarti seluruh siswa bukan anggota klub.
8. C — Semua B adalah A.
“Semua A adalah B” hanya memberi arah A → B. Arah tersebut tidak boleh otomatis dibalik menjadi B → A.
9. A — Tidak ada C yang B.
Semua C adalah A, sedangkan A dan B tidak mempunyai anggota yang sama. Karena itu C juga tidak dapat menjadi B.
10. E — Tidak dapat disimpulkan.
Saksi B pada premis pertama dan saksi B pada premis kedua dapat berbeda. Jadi belum tentu ada satu anggota yang sekaligus A, B, dan C.
11. E — Semua M adalah O.
M → N dan N → O. Maka rantainya memberikan M → O.
12. C — Sebagian pengajar sabar.
Sebagian pengajar adalah penjaga kebun. Semua penjaga kebun sabar. Maka pengajar yang menjadi penjaga kebun tersebut sabar.
13. B — Sebagian desainer tidak ceroboh.
Ada desainer yang merupakan seniman. Tidak ada seniman dalam kelompok tersebut yang ceroboh. Maka desainer yang menjadi seniman itu tidak ceroboh.
14. D — Tidak ada P yang R.
Semua P berada di Q. R tidak mempunyai anggota yang berada di Q. Maka P dan R juga tidak dapat beririsan.
15. A — Sebagian M adalah L.
Ada anggota K yang juga M. Semua K adalah L. Anggota tersebut berarti sekaligus M dan L.
16. A — Sebagian A adalah C.
Saksi pada premis pertama adalah A sekaligus B. Karena semua B merupakan C, saksi tersebut juga C.
17. E — Tidak dapat dipastikan.
Semua A berada di B. Namun anggota B yang diketahui merupakan C belum tentu merupakan anggota A.
18. D — Tidak ada C yang A.
Semua C berada di B. A dan B tidak mempunyai anggota yang sama. Karena itu C juga tidak dapat menjadi A.
19. C — Hubungan A dan C tidak dapat dipastikan.
A dan C sama-sama berada di dalam B, tetapi keduanya dapat beririsan, terpisah, atau salah satunya berada di dalam yang lain. Premis tidak memberikan informasi tersebut.
20. B — Sebagian C bukan B.
Ada anggota A yang bukan B. Semua A merupakan C. Maka anggota tersebut juga C dan tetap bukan B.
21. D — Lapangan basah.
Bentuknya adalah modus ponens:

Jika hujan → lapangan basah.
Hujan terjadi.
Maka lapangan basah.
22. B — Alarm tidak aktif.
Jika alarm aktif → indikator menyala. Indikator tidak menyala. Dengan modus tollens, alarm tidak aktif.
23. A — P belum tentu benar.
Dari P → Q dan Q benar, kita tidak dapat membalik hubungan menjadi Q → P. Q mungkin terjadi karena sebab lain.
24. E — Q belum dapat ditentukan.
Tidak terjadinya P tidak memberi informasi pasti mengenai Q. Q mungkin benar karena sebab lain, atau mungkin juga salah.
25. C — Dita memiliki kartu akses.
Memiliki kartu adalah syarat untuk dapat masuk. Karena Dita benar-benar masuk, syarat tersebut harus dipenuhi.
26. C — Sakelar utama aktif.
“Lampu menyala hanya jika sakelar aktif” berarti:

Lampu menyala → sakelar aktif.

Karena lampu menyala, sakelar aktif.
27. E — Berkas tidak valid.
Jika valid → kode diterima. Kode tidak diterima. Dengan kontraposisi atau modus tollens, berkas tidak valid.
28. B — Belum dapat dipastikan.
Premis hanya menjamin bahwa belajar menghasilkan lulus. Tidak belajar tidak otomatis berarti gagal.
29. A — Belum dapat dipastikan bahwa mesin aktif.
Mesin aktif memang menjamin indikator menyala, tetapi indikator dapat saja menyala karena kondisi lain. Membalik implikasi tidak sah.
30. D — P tidak benar.
P → Q → R. Jika P benar, rantai tersebut akan menghasilkan R. Tetapi R diketahui tidak benar. Maka P tidak mungkin benar.
31. B — Sebagian penulis laporan membaca diagram.
Ada insinyur yang juga peneliti. Sebagai insinyur ia membaca diagram. Sebagai peneliti ia menulis laporan. Jadi setidaknya ada penulis laporan yang membaca diagram.
32. D — Sebagian kartu arsip tidak valid.
Ada kartu arsip yang biru. Tidak ada kartu biru yang valid. Maka kartu arsip biru tersebut tidak valid.
33. C — C benar.
A benar menghasilkan B. B kemudian menghasilkan C. Jadi C pasti benar.
34. E — Sebagian S bukan P.
Ada S yang merupakan R. Tidak ada R yang Q. Semua P adalah Q. Karena anggota S tersebut adalah R, ia tidak dapat menjadi Q dan karenanya tidak dapat menjadi P.
35. A — Sebagian A bukan C.
Ada A yang juga B. Tidak ada B yang C. Maka anggota A yang merupakan B tersebut bukan C.
36. E — Belum dapat dipastikan apakah Danu anggota Klub K.
Alurnya adalah:

Klub K → kartu khusus → boleh masuk.

Namun diketahui hanya bahwa Danu boleh masuk. Kita tidak boleh membalik rantai tersebut. Danu mungkin masuk karena alasan lain.
37. A — Sebagian D bukan B.
Ada C yang merupakan A. Semua C adalah D. Tidak ada A yang B. Maka anggota tersebut adalah D sekaligus bukan B.
38. D — Server tidak aktif.
Server aktif → jaringan tersedia → aplikasi dapat login.

Aplikasi ternyata tidak dapat login. Dengan menelusuri kontraposisi ke belakang, jaringan tidak tersedia dan server tidak aktif.
39. B — Sebagian Y bukan X.
Ada Y yang bukan Z. Semua X adalah Z. Anggota Y yang bukan Z tersebut tidak mungkin X, karena setiap X harus Z. Maka ada Y yang bukan X.
40. C — Sebagian A bukan D.
Ada A yang merupakan B. Semua B adalah C. Tidak ada C yang D. Maka anggota A tersebut adalah C dan bukan D.

21. Cara membaca hasil latihan

Jawaban Benar Interpretasi Latihan
0–15 Fokus pada arti semua, sebagian, tidak ada, serta arah hubungan antarhimpunan.
16–25 Fondasi logika sudah terbentuk, tetapi silogisme dan pernyataan jika–maka perlu diperkuat.
26–34 Penalaran logis pada latihan ini sudah cukup baik. Fokus berikutnya pada kesimpulan tidak langsung dan jebakan pembalikan implikasi.
35–40 Kemampuan mengikuti premis, membuat rantai logis, dan menghindari asumsi tambahan tergolong kuat.
Interpretasi ini hanya digunakan untuk evaluasi latihan dalam artikel dan bukan merupakan konversi skor resmi TPA, TIU, atau seleksi tertentu.

22. Kenali jenis kesalahan Anda

Kode Jenis Kesalahan Contoh
A Arah Mengubah “semua A adalah B” menjadi “semua B adalah A”.
K Kuantor Mengubah “sebagian” menjadi “semua”.
S Saksi Menganggap dua pernyataan “sebagian” pasti menunjuk individu yang sama.
I Implikasi Menyimpulkan P hanya karena Q benar pada P → Q.
N Negasi Salah menerapkan modus tollens atau kontraposisi.
T Tambahan asumsi Menggunakan informasi dunia nyata yang tidak diberikan dalam premis.

23. Coret “ceritanya”, sisakan strukturnya

Misalnya:

Semua teknisi Divisi A memakai lencana.
Semua pemakai lencana memperoleh akses lantai dua.

Ubah menjadi:

Teknisi A → Lencana → Akses

Setelah strukturnya terlihat, kesimpulannya menjadi jauh lebih mudah:

Teknisi A → Akses

24. Periksa arah panah

A → B

berarti kita boleh bergerak:

A menuju B

tetapi tidak otomatis:

B menuju A

Banyak pengecoh silogisme sebenarnya hanya membalik arah hubungan.

25. Cari kata yang paling kuat

Perhatikan perbedaan:

Semua A adalah B
Sebagian A adalah B
Sebagian A bukan B
Tidak ada A yang B

Satu kata saja dapat mengubah seluruh kesimpulan.

Saat membaca soal, tandai terlebih dahulu kata semua, sebagian, tidak ada, jika, hanya jika, dan kata negasi seperti tidak.

26. Dua jebakan implikasi yang harus diingat

Bentuk Status
P → Q
P
∴ Q
Valid — Modus Ponens
P → Q
bukan Q
∴ bukan P
Valid — Modus Tollens
P → Q
Q
∴ P
Tidak valid
P → Q
bukan P
∴ bukan Q
Tidak valid

27. Tiga pertanyaan sebelum memilih jawaban

1

Apakah kesimpulan pasti?

Bukan sekadar mungkin atau terasa masuk akal.

2

Apakah arah dibalik?

Periksa apakah jawaban mengubah A → B menjadi B → A.

3

Apakah kuantornya berubah?

“Sebagian” tidak boleh tiba-tiba menjadi “semua”.

4

Apakah saya menambah informasi?

Hapus pengetahuan yang tidak tertulis dalam premis.

28. Ringkasan strategi

Kuantor → Arah → Penghubung → Kesimpulan → Uji Premis
Semua A adalah B A berada di dalam B; jangan otomatis membalik arah.
Sebagian A adalah B Ada setidaknya satu anggota yang sekaligus A dan B.
Sebagian A bukan B Ada setidaknya satu A di luar B.
Tidak ada A yang B Kedua kelompok tidak beririsan.
A → B → C Dapat dirangkai menjadi A → C.
P → Q dan P Q benar — modus ponens.
P → Q dan bukan Q Bukan P — modus tollens.
P → Q dan Q P belum tentu benar.
P → Q dan bukan P Q belum tentu salah.
Prinsip utama Jangan menarik kesimpulan yang lebih kuat daripada premis.

Catatan Penyusunan Materi

Literatur TPA yang digunakan sebagai acuan cakupan seri membedakan penalaran logis dari penalaran analitis dan memasukkan silogisme sebagai salah satu bentuk penarikan kesimpulan.

Literatur tersebut juga membahas pernyataan universal dan eksistensial, hubungan implikasi, silogisme, modus ponens, serta modus tollens. Pokok-pokok tersebut digunakan untuk menentukan kompetensi yang perlu dilatih dalam postingan ini.

Kerangka “kuantor–arah–penghubung–kesimpulan–uji premis”, seluruh ilustrasi, contoh, premis, 40 soal latihan, pilihan jawaban, kunci, dan pembahasan pada halaman ini disusun secara mandiri untuk FaridSensei.com.

Komentar

Lanjutkan membaca dari halaman asal

Gunakan menu ini untuk kembali ke halaman daftar materi atau halaman sebelumnya.

🇯🇵 Daftar Bahasa Jepang 🇬🇧 Daftar IELTS 🎓 Persiapan Studi 🧠 Materi TPA & TIU 🏠 Beranda