Muhammad Farid Maricar, B.Eng., M.Eng.,

Catatan, tulisan, riset, refleksi, dan dokumentasi pembelajaran Muhammad Farid Maricar.

← Kembali ke Beranda

Penalaran Figural

Penalaran Figural TPA/TIU: Analogi dan Klasifikasi Gambar + 40 Soal
Seri TPA & TIU Penalaran Figural 40 Soal Latihan

Penalaran Figural: Analogi & Klasifikasi Gambar

Soal figural bukan sekadar meminta kita “melihat gambar yang cocok”. Bentuk, isi, arah, posisi, jumlah, dan hubungan antarunsur dapat berubah menurut aturan tertentu. Tugas kita adalah menemukan atribut mana yang berubah dan mana yang tetap.

Kategori Visual-Spasial
Topik Analogi & Klasifikasi
Latihan 40 Soal

Jika sebuah lingkaran kosong berubah menjadi lingkaran hitam, jangan hanya mengingat bahwa ○ menjadi ●. Cari aturan yang lebih umum: bentuk tetap, tetapi isi berubah dari kosong menjadi penuh. Dengan cara itu, ketika lingkaran diganti persegi, kita tetap dapat menerapkan aturan yang sama.

CARI ATRIBUTNYA

Bentuk, isi, jumlah, arah, posisi, dan orientasi adalah petunjuk utama.

1. Gambar mempunyai beberapa atribut sekaligus

Sebuah gambar sederhana dapat dibaca melalui beberapa ciri.

Atribut Pertanyaan yang Perlu Diajukan
Bentuk Lingkaran, persegi, segitiga, berlian, atau bentuk lainnya?
Isi Kosong atau penuh?
Jumlah Ada satu, dua, tiga, atau lebih unsur?
Arah Menghadap atas, bawah, kiri, atau kanan?
Posisi Unsur berada di kiri, kanan, atas, bawah, luar, atau dalam?
Urutan Apakah dua unsur bertukar posisi?

2. Dalam analogi, cari perubahan dari gambar pertama ke kedua

maka ?

Perubahan yang terjadi bukan:

Lingkaran berubah menjadi titik.

Melainkan:

Bentuk tetap, tetapi kondisi kosong berubah menjadi penuh.

Karena itu:

□ → ■

3. Cari apa yang tetap sebelum mencari apa yang berubah

Pada:

○ → ●

bentuk lingkaran tetap. Yang berubah hanya isi.

Ini membantu kita menghindari aturan yang terlalu rumit.

Tetap: bentuk
Berubah: isi

4. Rotasi berbeda dengan pencerminan

Rotasi berarti objek diputar.

Ini merupakan rotasi 90° searah jarum jam.

Pencerminan berbeda. Posisi kiri dan kanan atau atas dan bawah dapat bertukar seperti bayangan pada cermin.

5. Gunakan sudut rotasi sebagai bahasa sederhana

Perubahan Makna
↑ → → Rotasi 90° searah jarum jam
↑ → ← Rotasi 90° berlawanan arah jarum jam
↑ → ↓ Rotasi 180°

6. Pertukaran posisi juga merupakan transformasi

Tidak ada bentuk yang berubah. Keduanya hanya bertukar tempat.

AB → BA

7. Jumlah unsur dapat menjadi pola utama

Aturannya:

Jumlah unsur bertambah satu

Jika diterapkan pada persegi:

□ → □□

8. Beberapa atribut dapat berubah sekaligus

Misalnya:

Arah panah berubah, tetapi titik hitam tetap.

Pada soal yang lebih sulit, mungkin ada dua atau tiga atribut yang berubah secara bersamaan.

9. Jangan mengubah atribut yang sebenarnya tetap

Jika soal hanya menunjukkan rotasi, jangan sekaligus mengubah:

arah + bentuk + warna + jumlah

tanpa bukti.

Aturan yang baik menjelaskan perubahan dengan modifikasi sesedikit mungkin.

10. Klasifikasi mempunyai tujuan berbeda

Pada klasifikasi, kita tidak mencari gambar berikutnya.

Kita mencari:

Empat mengikuti satu aturan
Satu tidak

Gambar yang tidak mengikuti aturan tersebut adalah jawaban.

11. Cari aturan bersama, bukan sekadar kemiripan

Sekilas semuanya berbeda. Tetapi mungkin empat gambar mempunyai satu sifat:

semua kosong

sedangkan satu gambar penuh.

Itulah dasar klasifikasi.

12. Periksa atribut satu per satu

Pada soal klasifikasi, gunakan urutan sederhana:

Bentuk → Isi → Jumlah → Arah → Posisi → Hubungan

Biasanya kita tidak perlu menggunakan semuanya. Berhenti ketika sudah menemukan aturan yang memisahkan empat gambar dari satu gambar lainnya.

13. Hubungan antarunsur sering lebih penting daripada bentuknya

Perhatikan pasangan:

○●    □■    △▲    ◇◆

Bentuknya berbeda-beda, tetapi semuanya memiliki hubungan:

Bentuk kosong + bentuk penuh yang sama

Jadi jika muncul:

○■

hubungan tersebut berbeda, walaupun komponennya terlihat sederhana.

14. Simetri dapat menjadi dasar klasifikasi

Beberapa bentuk tetap sama setelah diputar 180°.

○    □    ◇

Sementara bentuk seperti segitiga yang menghadap atas:

akan berubah orientasi jika diputar 180°.

Karena itu, simetri juga dapat menjadi aturan tersembunyi.

15. Pada matriks, cari hubungan per baris atau per kolom

?

Baris pertama menunjukkan:

kosong → penuh

Maka baris kedua mengikuti aturan sama:

□ → ■

16. Jangan langsung melihat keseluruhan gambar

Pecah gambar menjadi komponen:

Bentuk 1 + Bentuk 2 + Arah + Isi + Posisi

Kemudian bandingkan masing-masing komponen.

Cara ini membuat gambar kompleks terasa seperti beberapa soal sederhana.

17. Urutan analisis yang efisien

1

Identifikasi objek

Ada bentuk apa saja di dalam gambar?

2

Cari yang tetap

Bentuk, jumlah, isi, atau posisi mana yang tidak berubah?

3

Cari yang berubah

Rotasi, arsiran, jumlah, pertukaran, atau pencerminan?

4

Buat aturan singkat

Misalnya “putar 90°” atau “kosong menjadi penuh”.

5

Terapkan aturan

Gunakan aturan yang sama pada gambar target.

6

Periksa pengecoh

Apakah pilihan hanya mengubah sebagian aturan?

18. Pengecoh biasanya hampir benar

Jika aturan sebenarnya:

putar 90° + posisi titik tetap

pilihan pengecoh mungkin:

arah sudah benar tetapi titik berpindah
titik sudah benar tetapi arah diputar 180°
arah dan titik benar tetapi bentuk berubah

Karena itu, periksa semua atribut sebelum memilih.

Latihan Penalaran Figural — 40 Soal

Bagian A berisi analogi visual. Bagian B meminta Anda menemukan gambar yang berbeda. Bagian C menguji transformasi dan matriks sederhana.

Soal 1 Isi

Terapkan perubahan yang sama.

●    |    □ ?
A
B
C
D
E
Soal 2 Rotasi 90°
→    |    ← ?
A
B
C
D
E
Soal 3 Pertukaran Posisi
▲ ○ ○ ▲    |    ■ ◇ ?
A■ ◇
B◇ ◆
C■ ◆
D□ ■
E◇ ■
Soal 4 Jumlah
○○    |    □ ?
A
B□□
C■■
D□□□
E○○
Soal 5 Pembalikan Arah
▼    |    ◀ ?
A
B
C
D
E
Soal 6 Isi Ganda
○○ ●●    |    □□ ?
A□□
B■■
C■□
D●●
E□□□
Soal 7 Rotasi 180°
←    |    ↑ ?
A
B
C
D
E
Soal 8 Tukar Posisi
○ □ □ ○    |    △ ◇ ?
A△ ◇
B◇ □
C◇ △
D◆ ▲
E△ ◆
Soal 9 Penambahan Unsur
□•    |    ○ ?
A○•
B
C•○
D○○
E□•
Soal 10 Rotasi Berlawanan Jarum Jam
←    |    → ?
A
B
C
D
E
Soal 11 Kosong–Penuh
●    |    △ ?
A
B
C
D
E
Soal 12 Pengurangan Jumlah
●●● ●●    |    ▲▲▲▲ ?
A▲▲
B▲▲▲▲
C▲▲▲
D△△△
E
Soal 13 Pertukaran
○● ●○    |    □■ ?
A□■
B■□
C■■
D●○
E■○
Soal 14 Rotasi + Unsur Tetap
↑ ● → ●    |    ← ○ ?
A↓ ○
B↑ ●
C→ ○
D↑ ○
E← ○
Soal 15 Siklus Bentuk

Gunakan siklus bentuk: ○ → △ → □ → ○.

?
A
B
C
D
E
Soal 16 Isi

Manakah yang berbeda dari empat gambar lainnya?

A
B
C
D
E
Soal 17 Arah

Manakah yang berbeda?

A
B
C
D
E
Soal 18 Pasangan

Manakah pasangan yang berbeda?

A○○
B□□
C△△
D○□
E◇◇
Soal 19 Hubungan Kosong–Penuh

Manakah pasangan yang tidak mengikuti pola kelompok?

A○●
B□■
C○■
D◇◆
E△▲
Soal 20 Simetri Rotasi

Empat gambar tetap memiliki orientasi yang sama jika diputar 180°. Manakah pengecualiannya?

A
B
C
D
E
Soal 21 Keseragaman

Manakah kelompok yang berbeda?

A○○○
B□□□
C△△△
D○□○
E◇◇◇
Soal 22 Arah Berlawanan

Empat pasangan terdiri dari dua arah yang saling berlawanan. Manakah yang berbeda?

A↑ ↓
B↑ →
C← →
D↗ ↙
E↖ ↘
Soal 23 Pola Isi

Empat kelompok mempunyai pola kosong–penuh–kosong. Manakah pengecualiannya?

A○○○
B○●○
C□■□
D△▲△
E◇◆◇
Soal 24 Relasi Bentuk

Manakah transformasi yang berbeda?

A○ → ●
B□ → ■
C△ → ▲
D◇ → ◆
E○ → ■
Soal 25 Posisi Pertama–Ketiga

Pada empat kelompok, unsur pertama sama dengan unsur ketiga. Manakah yang berbeda?

A○●○
B□▲□
C△○□
D◇■◇
E▲○▲
Soal 26 Rotasi 90°

Empat pasangan menunjukkan rotasi 90° searah jarum jam. Manakah yang berbeda?

A↑ →
B→ ↓
C↓ →
D↓ ←
E← ↑
Soal 27 Jenis Bentuk

Empat pasangan terdiri dari dua bentuk dasar berbeda. Manakah yang berbeda?

A○□
B△◇
C●■
D▲◆
E○●
Soal 28 Jumlah Isi

Empat kelompok mempunyai dua bentuk kosong dan satu bentuk penuh. Manakah yang berbeda?

A○○●
B●●○
C□□■
D△△▲
E◇◇◆
Soal 29 Kosong ke Penuh

Pada empat pasangan, gambar kedua adalah versi penuh dari gambar pertama. Manakah yang berbeda?

A○ ■
B○ ●
C□ ■
D△ ▲
E◇ ◆
Soal 30 Urutan Siklus

Empat kelompok mengikuti urutan siklik ○ → □ → △ → ○. Manakah yang berbeda?

A○ □ △
B□ △ ○
C△ ○ □
D○ △ □
E○ □ △
Soal 31 Pola Bergantian
○   ●   ○   ●   ○   ?
A
B
C
D
E
Soal 32 Rotasi Arah
↑   →   ↓   ?
A
B
C
D
E
Soal 33 Siklus Bentuk
○   ▲   □   ○   ▲   ?
A
B
C
D
E
Soal 34 Jumlah Berulang
○   ○○   ○○○   |   □   □□   ?
A
B■■
C□□□□
D○○○
E□□□
Soal 35 Pencerminan Posisi
◀ ○ ○ ▶    |    ◀ □ ?
A□ ▶
B▶ □
C□ ◀
D◀ □
E■ ▶
Soal 36 Rotasi 180° Ganda
↑ ◀ ↓ ▶    |    → ▲ ?
A→ ▼
B↑ ▼
C← ▲
D↓ ▶
E← ▼
Soal 37 Pergantian Bentuk

Gunakan aturan: ○ → □, □ → △, △ → ○.

○ □ □ △    |    △ ○ ?
A○ □
B□ ○
C△ □
D○ △
E□ △
Soal 38 Matriks Isi

Lengkapi sel yang hilang.

?
A
B
C
D
E
Soal 39 Matriks Arah

Pada setiap baris, gambar kanan adalah hasil rotasi 90° searah jarum jam dari gambar kiri.

?
A
B
C
D
E
Soal 40 Bentuk + Isi
○   ●   □   ■   △   ?
A
B
C
D
E
Lihat Kunci Jawaban
1. C
2. A
3. E
4. B
5. D
6. B
7. D
8. C
9. A
10. E
11. E
12. C
13. B
14. D
15. A
16. A
17. E
18. D
19. C
20. B
21. D
22. B
23. A
24. E
25. C
26. C
27. E
28. B
29. A
30. D
31. B
32. D
33. C
34. E
35. A
36. E
37. A
38. D
39. B
40. C
Lihat Pembahasan 40 Soal
1. C — ■.
Lingkaran tidak berubah bentuk. Yang berubah hanya kondisi kosong menjadi penuh: ○ → ●. Aturan yang sama pada persegi menghasilkan □ → ■.
2. A — ↑.
Panah diputar 90° searah jarum jam. ↑ menjadi →. Jika ← diputar 90° searah jarum jam, hasilnya ↑.
3. E — ◇ ■.
Kedua unsur hanya bertukar posisi. ▲ ○ menjadi ○ ▲. Maka ■ ◇ menjadi ◇ ■.
4. B — □□.
Jumlah unsur bertambah satu, sedangkan bentuk dan kondisi kosong tetap. ○ menjadi ○○, maka □ menjadi □□.
5. D — ▶.
Arah dibalik 180°. ▲ menjadi ▼. Karena itu ◀ menjadi ▶.
6. B — ■■.
Bentuk dan jumlah tetap. Yang berubah hanya isi: kosong menjadi penuh. Maka □□ menjadi ■■.
7. D — ↓.
Panah diputar 180°. → menjadi ←, sehingga ↑ menjadi ↓.
8. C — ◇ △.
Dua unsur bertukar posisi. ○ □ menjadi □ ○. Maka △ ◇ menjadi ◇ △.
9. A — ○•.
Satu titik ditambahkan setelah bentuk utama. □ menjadi □•. Aturan yang sama menghasilkan ○•.
10. E — ↑.
Panah diputar 90° berlawanan arah jarum jam. ↑ menjadi ←. Dengan aturan sama, → menjadi ↑.
11. E — ▲.
Bentuk tetap, sedangkan bentuk kosong diisi penuh. △ berubah menjadi ▲.
12. C — ▲▲▲.
Jumlah unsur berkurang satu. Tiga lingkaran menjadi dua. Maka empat segitiga menjadi tiga.
13. B — ■□.
Dua unsur bertukar tempat: ○● menjadi ●○. Maka □■ menjadi ■□.
14. D — ↑ ○.
Panah diputar 90° searah jarum jam, sedangkan lingkaran di sebelah kanan tetap. ← berubah menjadi ↑. Maka hasilnya ↑ ○.
15. A — ○.
Siklus yang diberikan adalah: ○ → △ → □ → ○. Karena itu setelah □ kembali ke ○.
16. A — ●.
B, C, D, dan E semuanya berupa bentuk kosong. A adalah satu-satunya bentuk penuh.
17. E — ↗.
A sampai D merupakan empat arah utama: atas, kanan, bawah, dan kiri. E merupakan arah diagonal.
18. D — ○□.
A, B, C, dan E mempunyai dua simbol yang bentuknya sama. D terdiri dari dua bentuk berbeda.
19. C — ○■.
Empat pilihan lainnya terdiri dari versi kosong dan versi penuh dari bentuk yang sama. ○■ menggunakan dua bentuk dasar berbeda.
20. B — ▲.
Lingkaran, persegi, berlian, dan lingkaran penuh tetap mempunyai orientasi yang sama ketika diputar 180°. Segitiga atas berubah menjadi segitiga bawah.
21. D — ○□○.
Empat kelompok lain terdiri dari tiga bentuk identik. Pilihan D mempunyai unsur tengah yang berbeda.
22. B — ↑ →.
↑ dan ↓ saling berlawanan. ← dan → saling berlawanan. ↗ dan ↙ juga berlawanan, begitu pula ↖ dan ↘. ↑ dan → berbeda 90°, bukan 180°.
23. A — ○○○.
B, C, D, dan E mengikuti pola kosong–penuh–kosong. A seluruhnya kosong.
24. E — ○ → ■.
Pada empat pilihan lainnya, bentuk tidak berubah dan hanya kondisi kosong yang berubah menjadi penuh. E sekaligus mengubah lingkaran menjadi persegi.
25. C — △○□.
Pada A, B, D, dan E, unsur pertama sama dengan unsur ketiga. Pada C, unsur pertama △ sedangkan unsur ketiga □.
26. C — ↓ →.
A, B, D, dan E menunjukkan rotasi 90° searah jarum jam. Dari ↓, rotasi 90° searah jarum jam seharusnya menghasilkan ←, bukan →.
27. E — ○●.
A sampai D menggunakan dua bentuk dasar berbeda. E menggunakan bentuk dasar yang sama, yaitu lingkaran kosong dan lingkaran penuh.
28. B — ●●○.
A, C, D, dan E mempunyai dua simbol kosong dan satu simbol penuh. B justru mempunyai dua simbol penuh dan satu kosong.
29. A — ○ ■.
Pada B sampai E, simbol kedua merupakan versi penuh dari bentuk pertama. Versi penuh ○ adalah ●, bukan ■.
30. D — ○ △ □.
Siklus yang digunakan adalah: ○ → □ → △ → ○. A, B, C, dan E konsisten dengan arah siklus tersebut. D membalik urutannya.
31. B — ●.
Pola bergantian: ○, ●, ○, ●, ○. Maka berikutnya ●.
32. D — ←.
Panah berputar 90° searah jarum jam: ↑ → ↓ ←. Maka setelah ↓ adalah ←.
33. C — □.
Bentuk membentuk siklus: ○, ▲, □. Setelah ○ dan ▲ pada siklus kedua, berikutnya □.
34. E — □□□.
Kelompok pertama menunjukkan jumlah 1, 2, 3: ○, ○○, ○○○. Kelompok persegi mengikuti pola yang sama: □, □□, □□□.
35. A — □ ▶.
Posisi kedua objek berpindah dari kiri ke kanan, sementara arah segitiga dibalik. ◀ ○ menjadi ○ ▶. Maka ◀ □ menjadi □ ▶.
36. E — ← ▼.
Kedua objek diputar 180°. ↑ menjadi ↓ dan ◀ menjadi ▶. Dengan aturan sama, → menjadi ← dan ▲ menjadi ▼.
37. A — ○ □.
Setiap bentuk maju satu langkah dalam siklus: ○ → □, □ → △, △ → ○.

Maka △ ○ berubah menjadi ○ □.
38. D — ■.
Pada baris atas, lingkaran kosong berubah menjadi lingkaran penuh: ○ → ●. Baris bawah mengikuti hubungan yang sama: □ → ■.
39. B — ↑.
Pada setiap baris, gambar kanan adalah rotasi 90° searah jarum jam dari gambar kiri. ← diputar 90° searah jarum jam menjadi ↑.
40. C — ▲.
Setiap bentuk muncul dalam pasangan: versi kosong lalu versi penuh.

○, ●
□, ■
△, ...

Maka berikutnya adalah ▲.

19. Cara membaca hasil latihan

Jawaban Benar Interpretasi Latihan
0–15 Fokus pada perubahan satu atribut: isi, jumlah, arah, dan pertukaran posisi.
16–25 Dasar visual sudah mulai terbentuk. Perkuat kemampuan membedakan rotasi, hubungan antarunsur, dan klasifikasi.
26–34 Kemampuan penalaran figural pada latihan ini sudah cukup baik. Fokus berikutnya pada transformasi dengan lebih dari satu atribut.
35–40 Kemampuan mengenali aturan visual, klasifikasi, rotasi, dan hubungan matriks pada latihan ini tergolong kuat.
Interpretasi tersebut hanya digunakan untuk mengevaluasi latihan pada artikel ini. Ini bukan konversi skor resmi TPA, TIU, ataupun seleksi tertentu.

20. Kenali jenis kesalahan Anda

Kode Jenis Kesalahan Contoh
B Bentuk Mengubah bentuk padahal aturan hanya mengubah isi.
I Isi Tidak memperhatikan perbedaan kosong dan penuh.
J Jumlah Tidak melihat bahwa unsur bertambah atau berkurang.
R Rotasi Keliru membedakan rotasi 90° dengan 180°.
P Posisi Tidak menyadari bahwa dua unsur hanya bertukar tempat.
H Hubungan Fokus pada bentuk individual dan melewatkan hubungan antarunsur.

21. Gunakan metode “tetap–berubah”

Ketika melihat analogi, buat dua pertanyaan:

Apa yang tetap?
Apa yang berubah?

Misalnya:

Jawabannya:

Tetap = bentuk lingkaran
Berubah = isi

Dengan demikian aturan menjadi sangat jelas.

22. Rotasi? Tanyakan berapa derajat

Jangan hanya menulis:

“Panah berubah arah.”

Tulis lebih spesifik:

90° searah jarum jam

atau:

180°

Aturan yang spesifik jauh lebih mudah diterapkan pada gambar berikutnya.

23. Pada klasifikasi, cari empat yang sama

Jangan bertanya:

“Apa yang aneh dari gambar C?”

terlebih dahulu.

Lebih aman bertanya:

“Aturan apa yang dimiliki empat gambar?”

Setelah aturan kelompok ditemukan, gambar penyimpang biasanya langsung terlihat.

24. Jangan tertipu bentuk yang berbeda

Empat pasangan berikut terlihat berbeda:

○●    □■    △▲    ◇◆

tetapi hubungannya sama:

kosong → penuh
Dalam penalaran figural, hubungan dapat lebih penting daripada objeknya.

25. Periksa atribut secara berurutan

1

Bentuk

Apakah bentuk berubah atau tetap?

2

Isi

Kosong menjadi penuh atau sebaliknya?

3

Jumlah

Apakah unsur bertambah, berkurang, atau tetap?

4

Arah

Apakah objek berputar?

5

Posisi

Apakah unsur berpindah atau bertukar tempat?

6

Hubungan

Apakah hubungan antarunsur tetap sama?

26. Pada matriks, bandingkan baris lalu kolom

Jika sel kanan atas merupakan hasil transformasi sel kiri atas, coba terapkan transformasi yang sama pada baris bawah.

Jika pola horizontal tidak terlihat, periksa hubungan vertikal.

Baris dahulu → lalu kolom

27. Pilih aturan paling sederhana yang menjelaskan semuanya

Misalnya:

↑ → →

Penjelasan sederhana:

Rotasi 90° searah jarum jam

Tidak perlu membuat aturan seperti:

“Panah atas berubah menjadi panah kanan karena bergerak satu posisi dalam daftar arah tertentu.”

Semakin sederhana aturan, semakin mudah diuji pada contoh berikutnya.

28. Ringkasan strategi

Pecah Gambar → Cari yang Tetap → Cari yang Berubah → Rumuskan Aturan → Terapkan → Periksa
Bentuk Lingkaran, persegi, segitiga, dan bentuk lainnya.
Isi Kosong dan penuh merupakan dua keadaan berbeda.
Jumlah Unsur dapat bertambah, berkurang, atau berulang.
Rotasi Tentukan arah dan besar sudut perubahan.
Pencerminan Bedakan dari sekadar rotasi.
Pertukaran Unsur dapat tetap sama tetapi berpindah posisi.
Klasifikasi Cari aturan yang dimiliki empat gambar sebelum menentukan penyimpang.
Matriks Periksa hubungan horizontal dan vertikal.
Prinsip utama Jangan hanya melihat gambarnya; lihat hubungan antaratributnya.

Catatan Penyusunan Materi

Literatur TPA yang digunakan untuk menentukan cakupan seri ini memasukkan kemampuan visualisasi spasial sebagai salah satu kelompok materi.

Cakupan yang disebutkan antara lain klasifikasi atau pengelompokan gambar, menyusun bentuk, bayangan cermin, dan tes gambar umum. Pada klasifikasi gambar, peserta diminta mengidentifikasi gambar yang tidak mengikuti pola atau ciri bersama kelompok lainnya.

Pokok tersebut digunakan untuk menentukan kemampuan dasar yang perlu dilatih. Format latihan analogi visual pada postingan ini dikembangkan secara mandiri sebagai latihan transformasi bentuk.

Kerangka “pecah gambar–cari yang tetap–cari yang berubah– rumuskan aturan–terapkan–periksa”, seluruh ilustrasi, transformasi, 40 soal latihan, pilihan jawaban, kunci, dan pembahasannya disusun secara mandiri untuk FaridSensei.com.

Komentar

Lanjutkan membaca dari halaman asal

Gunakan menu ini untuk kembali ke halaman daftar materi atau halaman sebelumnya.

🇯🇵 Daftar Bahasa Jepang 🇬🇧 Daftar IELTS 🎓 Persiapan Studi 🧠 Materi TPA & TIU 🏠 Beranda