Muhammad Farid Maricar, B.Eng., M.Eng.,

Catatan, tulisan, riset, refleksi, dan dokumentasi pembelajaran Muhammad Farid Maricar.

← Kembali ke Beranda

Hari 001 dari 365 Bahasa Jepang Dasar: です (desu)

Hari 001 dari 365 Bahasa Jepang Dasar: です (desu)
Hari 001 Minggu 1 Fase N5

Bahasa Jepang Dasar: です

Materi pertama untuk pemula total: memahami pola kalimat sederhana “X adalah Y” dalam bahasa Jepang.

Target Pemula / Awam
Level JLPT N5
Fokus Kalimat afirmatif

Hari ini kita mulai dari salah satu bentuk paling dasar dalam bahasa Jepang, yaitu です. Dalam banyak situasi, です bisa dipahami sebagai “adalah”. Namun, dalam bahasa Jepang, fungsi です bukan hanya menerjemahkan kata “adalah”, tetapi juga membuat kalimat terdengar sopan dan lengkap.

です

desu — biasanya terdengar seperti “des”, karena vokal u di akhir sering nyaris tidak terdengar.

1. Apa itu です?

です adalah bentuk sopan yang sering dipakai untuk menyatakan identitas, status, sifat, atau penjelasan sederhana. Untuk pemula, cara paling mudah memahaminya adalah seperti ini:

X は Y です X wa Y desu = X adalah Y

Partikel dalam pola ini dibaca wa, bukan ha. Fungsinya adalah menandai topik kalimat. Jadi, ketika kita mengatakan 私は学生です, maknanya kira-kira: “Kalau tentang saya, saya adalah pelajar.” Dalam bahasa Indonesia, cukup diterjemahkan sebagai “Saya adalah pelajar.”

Catatan penting: Bahasa Jepang sering tidak menyebutkan subjek jika konteksnya sudah jelas. Jadi, dalam percakapan, orang Jepang tidak selalu mengatakan 私は. Mereka bisa langsung mengatakan 学生です jika lawan bicara sudah paham bahwa yang dibicarakan adalah dirinya.

2. Struktur kalimat paling dasar

Untuk tahap awal, hafalkan pola sederhana ini terlebih dahulu:

Bagian Fungsi Contoh
X Topik yang dibicarakan 私 / watashi / saya
Partikel topik, dibaca wa 私は / watashi wa
Y Identitas atau penjelasan 学生 / gakusei / pelajar
です Penutup kalimat sopan 学生です / gakusei desu

3. Contoh kalimat dasar

Contoh 1
Watashi wa gakusei desu.
Saya adalah pelajar / mahasiswa.
Contoh 2
Tanaka-san wa sensei desu.
Bapak/Ibu Tanaka adalah guru.
Contoh 3
Kore wa hon desu.
Ini adalah buku.
Contoh 4
Watashi wa Indoneshia-jin desu.
Saya orang Indonesia.

4. Kosakata hari ini

Gunakan kosakata berikut untuk membuat kalimat sederhana dengan pola X は Y です.

Kanji / Kana Romaji Arti
watashi saya
gakusei pelajar / mahasiswa
sensei guru / dosen / dokter / orang yang dihormati karena keahliannya
kaishain karyawan perusahaan
nihonjin orang Jepang
indoneshia-jin orang Indonesia
tomodachi teman
namae nama
hon buku
hai / iie ya / tidak

5. Cara membaca です

Secara tulisan, です dibaca desu. Namun, dalam percakapan normal, bunyinya sering terdengar seperti des. Jadi, jangan terlalu menekan bunyi u di akhir.

Kurang alami

de-su — bunyi “u” terlalu jelas.

Lebih alami

des — bunyi “u” di akhir sangat ringan.

Jangan terlalu cepat mengejar aksen native. Untuk pemula, yang paling penting adalah pola kalimatnya benar dan bisa dipahami. Pelafalan akan membaik seiring latihan mendengar dan berbicara.

6. Kesalahan umum pemula

a. Membaca は sebagai “ha” dalam pola kalimat

Dalam pola X は Y です, huruf dibaca wa. Contohnya, 私は dibaca watashi wa, bukan watashi ha.

b. Menganggap です selalu berarti “adalah”

Untuk tahap awal, memahami です sebagai “adalah” sangat membantu. Namun, nanti Anda akan melihat bahwa です juga berfungsi sebagai penanda kesopanan, terutama setelah kata benda dan kata sifat tertentu.

c. Terlalu sering memakai 私は

Dalam bahasa Indonesia, kita sering menyebut “saya”. Dalam bahasa Jepang, jika konteks sudah jelas, subjek sering dihilangkan. Jadi, 学生です bisa berarti “Saya pelajar” jika konteksnya sedang memperkenalkan diri.

7. Mini dialog


Tanaka-san wa sensei desu ka.
Apakah Tanaka adalah guru?


Hai, sensei desu.
Ya, beliau guru.

Pada contoh di atas, Anda melihat sedikit bocoran untuk materi berikutnya: jika ingin membuat pertanyaan, bahasa Jepang sering menambahkan di akhir kalimat. Namun, untuk hari ini, cukup pahami dulu pola afirmatif: X は Y です.

8. Latihan mandiri

Coba Sendiri

Buat kalimat sederhana dengan pola X は Y です. Kerjakan pelan-pelan. Tidak perlu langsung sempurna.

  1. Saya adalah orang Indonesia.
  2. Tanaka adalah karyawan perusahaan.
  3. Ini adalah buku.
  4. Saya adalah pelajar.
  5. Dia adalah teman saya. (Untuk latihan ini, gunakan “あの人” = ano hito = orang itu/dia.)
Pola bantuan:
私は___です。
田中さんは___です。
これは___です。
Lihat contoh jawaban

  1. Watashi wa Indoneshia-jin desu.

  2. Tanaka-san wa kaishain desu.

  3. Kore wa hon desu.

  4. Watashi wa gakusei desu.

  5. Ano hito wa watashi no tomodachi desu.

9. Ringkasan hari ini

Materi utama / desu
Makna awal adalah
Pola dasar
Catatan penting dibaca wa ketika menjadi partikel topik.
Target latihan Bisa membuat 3–5 kalimat perkenalan sederhana.

Komentar