Muhammad Farid Maricar, B.Eng., M.Eng.,

Catatan, tulisan, riset, refleksi, dan dokumentasi pembelajaran Muhammad Farid Maricar.

← Kembali ke Beranda

Hari 015 dari 365 Bahasa Jepang Dasar: 〜ます

Hari 015 dari 365 Bahasa Jepang Dasar: 〜ます
Hari 015 Minggu 3 Fase N5

Bahasa Jepang Dasar: 〜ます

Hari kelima belas: mulai masuk ke kata kerja sopan dalam bahasa Jepang.

Target Pemula / Awam
Level JLPT N5
Fokus Verba sopan afirmatif

Mulai hari ini, kita masuk ke bagian yang sangat penting: kata kerja. Jika dua minggu pertama banyak berfokus pada “X adalah Y”, “ini”, “itu”, “di sini”, dan “milik siapa”, maka mulai Minggu 3 kita belajar menyatakan kegiatan: makan, minum, pergi, membaca, belajar, dan bekerja. Bentuk pertama yang kita pelajari adalah 〜ます.

〜ます

-masu — bentuk sopan kata kerja, present/future afirmatif.

1. Apa itu bentuk 〜ます?

〜ます adalah akhiran sopan untuk kata kerja. Bentuk ini sangat sering dipakai dalam percakapan sehari-hari, terutama ketika berbicara dengan orang yang belum terlalu dekat, guru, dosen, atasan, petugas toko, atau orang yang ingin kita hormati.

Kata kerja bentuk sopan = akar kata kerja + ます 食べます = makan · 飲みます = minum · 行きます = pergi

Untuk tahap awal, kita tidak perlu membahas semua aturan perubahan kata kerja secara mendalam. Yang penting sekarang adalah mengenali bahwa kata kerja dengan akhiran ます adalah bentuk sopan untuk mengatakan bahwa seseorang melakukan sesuatu, atau akan melakukan sesuatu.

Catatan penting: Bentuk 〜ます bisa bermakna kegiatan sekarang, kebiasaan, atau masa depan. Maknanya ditentukan oleh konteks dan kata waktu dalam kalimat.

2. 〜ます bisa berarti sekarang atau masa depan

Dalam bahasa Jepang, bentuk 〜ます tidak selalu harus diterjemahkan sebagai “sedang”. Bentuk ini bisa menunjukkan kebiasaan, rencana, atau kegiatan yang akan dilakukan.

Kalimat Jepang Romaji Arti natural Konteks
Mainichi, nihongo o benkyou shimasu. Saya belajar bahasa Jepang setiap hari. Kebiasaan
Ashita, gakkou e ikimasu. Besok saya pergi ke sekolah. Masa depan
Asagohan o tabemasu. Saya makan sarapan. Kegiatan umum
Jangan langsung menerjemahkan 〜ます sebagai “sedang”. Untuk “sedang melakukan”, nanti kita akan belajar bentuk 〜ています. Untuk sekarang, pahami 〜ます sebagai bentuk sopan untuk melakukan suatu kegiatan.

3. Struktur kalimat dasar dengan kata kerja

Dalam bahasa Jepang, kata kerja biasanya berada di akhir kalimat. Ini berbeda dengan bahasa Indonesia, di mana kata kerja sering muncul lebih awal.

Topik は Objek を Kata Kerjaます 私は本を読みます = Saya membaca buku

Pada pola ini, kita bertemu partikel baru: . Partikel ini menandai objek langsung, misalnya buku yang dibaca, air yang diminum, atau nasi yang dimakan. Partikel akan dipelajari lebih dalam pada Hari 019. Untuk hari ini, cukup kenali dulu polanya.

Catatan pemula: Walaupun ditulis , partikel ini biasanya dibaca o, bukan wo dalam percakapan modern.

4. Contoh kata kerja bentuk 〜ます

Berikut beberapa kata kerja dasar yang sangat sering dipakai dalam level N5.

Kata kerja Romaji Arti Contoh singkat
tabemasu makan
nomimasu minum
ikimasu pergi
yomimasu membaca
benkyou shimasu belajar

5. Contoh kalimat dasar

Contoh 1
Watashi wa gohan o tabemasu.
Saya makan nasi / makan.
Contoh 2
Watashi wa mizu o nomimasu.
Saya minum air.
Contoh 3
Ashita, gakkou e ikimasu.
Besok saya pergi ke sekolah.
Contoh 4
Mainichi, nihongo o benkyou shimasu.
Saya belajar bahasa Jepang setiap hari.

6. Kosakata hari ini

Kosakata hari ini dipilih agar bisa langsung dipakai dalam kalimat dengan bentuk 〜ます.

Kanji / Kana Romaji Arti
tabemasu makan
nomimasu minum
ikimasu pergi
yomimasu membaca
benkyou shimasu belajar
gohan nasi / makanan
mizu air
nihongo bahasa Jepang

7. Kata waktu yang sering dipakai dengan 〜ます

Kata waktu membantu kita memahami apakah kalimat bermakna kebiasaan, kegiatan hari ini, atau rencana masa depan.

毎日

Mainichi, benkyou shimasu.

Setiap hari saya belajar.

今日

Kyou, hon o yomimasu.

Hari ini saya membaca buku.

明日

Ashita, gakkou e ikimasu.

Besok saya pergi ke sekolah.

8. Kesalahan umum pemula

a. Mengira 〜ます selalu berarti “sedang”

食べます berarti “makan” atau “akan makan”, tergantung konteks. Untuk “sedang makan”, nanti kita akan belajar 食べています.

b. Meletakkan kata kerja di tengah seperti bahasa Indonesia

Dalam bahasa Jepang, kata kerja biasanya berada di akhir. Jadi “Saya membaca buku” menjadi 私は本を読みます, bukan urutan kata Indonesia secara langsung.

c. Takut dengan partikel baru

Hari ini muncul dan . Tidak perlu panik. Untuk sekarang, cukup kenali bahwa sering menandai objek, dan sering menandai arah. Kita akan pelajari lebih detail nanti.

Fokus hari ini cukup satu: kenali bahwa kata kerja sopan sering berakhir dengan ます, seperti 食べます, 飲みます, 行きます, dan 勉強します.

9. Mini dialog


Mainichi, nihongo o benkyou shimasu ka.
Apakah Anda belajar bahasa Jepang setiap hari?


Hai, mainichi benkyou shimasu.
Ya, saya belajar setiap hari.


Ashita, gakkou e ikimasu ka.
Apakah besok Anda pergi ke sekolah?


Hai, ikimasu.
Ya, saya pergi.

Dialog ini menunjukkan bahwa bentuk 〜ます juga bisa menjadi pertanyaan jika ditambah : 勉強しますか, 行きますか.

10. Latihan mandiri

Coba Sendiri

Terjemahkan kalimat berikut ke dalam bahasa Jepang. Gunakan kata kerja bentuk 〜ます.

  1. Saya makan nasi.
  2. Saya minum air.
  3. Saya membaca buku.
  4. Saya belajar bahasa Jepang.
  5. Besok saya pergi ke sekolah.
  6. Apakah Anda belajar bahasa Jepang setiap hari?
Pola bantuan:
私は___を___ます。
明日、学校へ行きます。
___ますか。
Lihat contoh jawaban

  1. Watashi wa gohan o tabemasu.
    Saya makan nasi.

  2. Watashi wa mizu o nomimasu.
    Saya minum air.

  3. Watashi wa hon o yomimasu.
    Saya membaca buku.

  4. Watashi wa nihongo o benkyou shimasu.
    Saya belajar bahasa Jepang.

  5. Ashita, gakkou e ikimasu.
    Besok saya pergi ke sekolah.

  6. Mainichi, nihongo o benkyou shimasu ka.
    Apakah Anda belajar bahasa Jepang setiap hari?

11. Ringkasan hari ini

Materi utama / -masu
Fungsi Bentuk sopan kata kerja
Makna umum Melakukan / akan melakukan, tergantung konteks
Pola dasar
Pertanyaan
Contoh penting = makan, = minum, = pergi
Target latihan Bisa mengenali dan membuat kalimat sederhana dengan kata kerja bentuk sopan.

Komentar